Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banjarnegara > Rampung Direhabilitasi, Jembatan Panaraban Kembali Bisa Dilintasi, Sambung Nadi Ekonomi dan Wisata
Banjarnegara

Rampung Direhabilitasi, Jembatan Panaraban Kembali Bisa Dilintasi, Sambung Nadi Ekonomi dan Wisata

Syarif TM
Terakhir diperbarui: 20 Januari 2026 16:44
Syarif TM
Membagikan
Peresmian jembatan panaraban
Bupati Banjarnegara dr Amalia Desiana saat melakukan peresmian jembatan Panaraban, Selasa (20/1/2026) (Syarif/SB)
Membagikan

KABAR baik datang dari wilayah atas Banjarnegara. Jembatan Panaraban yang berada di Desa Dawuhan, Kecamatan Wanayasa, kini kembali berfungsi normal setelah rampung direhabilitasi. Jembatan ini sebelumnya sempat ambruk akibat derasnya arus sungai dan memutus akses utama warga.

Contents
  • Akses Pendidikan, Ekonomi, hingga Wisata Dieng Kembali Normal
  • Jembatan Panaraban Dikerjakan Empat Bulan, Anggaran Rp4,7 Miliar

Dengan selesainya rehabilitasi jembatan Panaraban ini, mobilitas masyarakat kembali pulih, khususnya bagi warga Kecamatan Karangkobar, Pejawaran, dan Wanayasa yang selama ini sangat bergantung pada jembatan tersebut.

Bupati Banjarnegara Amalia Desiana menyampaikan, keberadaan jembatan ini memiliki peran strategis karena menjadi jalur utama aktivitas masyarakat.

“Dengan selesainya rehabilitasi jembatan ini, mobilitas masyarakat kembali lancar. Ini jalur utama pendidikan dan ekonomi, termasuk akses menuju kawasan wisata Dieng,” ujar Bupati, Selasa (20/1/2026).

Akses Pendidikan, Ekonomi, hingga Wisata Dieng Kembali Normal

Bupati menegaskan, Jembatan Panaraban bukan sekadar infrastruktur fisik, tetapi urat nadi kehidupan masyarakat wilayah atas Banjarnegara. Karena itu, ia meminta seluruh pihak ikut menjaga dan merawat jembatan agar bisa digunakan dalam jangka panjang.

Baca juga  Turnamen Square Futsal Tuli Plat R Banjarnegara Gaungkan Sportivitas dan Inklusi Atlet

“Kita lihat masih ada beberapa titik di bawah jembatan yang tergerus air. Dalam waktu dekat akan kami pasang bronjong sebagai upaya mitigasi agar jembatan lebih aman dan awet,” jelasnya.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi kerusakan akibat cuaca ekstrem maupun debit air sungai yang tinggi.

Amalia mengungkapkan, rehabilitasi jembatan memang menjadi prioritas pembangunan infrastruktur pada tahun 2025, menyusul banyaknya jembatan di Banjarnegara yang mengalami kerusakan.

“Kami memilih mendahulukan perbaikan jembatan. Percuma jalan bagus kalau jembatannya putus. Tahun 2026, baru kita mulai fokus ke perbaikan jalan,” katanya.

Kebijakan tersebut diambil menyesuaikan keterbatasan anggaran, namun tetap mengutamakan konektivitas antarwilayah.

Jembatan Panaraban Dikerjakan Empat Bulan, Anggaran Rp4,7 Miliar

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banjarnegara Yusuf Winarsono menyampaikan, Jembatan Panaraban merupakan salah satu dari tujuh jembatan yang berhasil dituntaskan pada tahun anggaran 2025.

Jembatan pada ruas Karangkobar–Batur ini direhabilitasi dengan panjang 24 meter dan lebar 6 meter, serta dikerjakan selama empat bulan dengan total anggaran Rp4.719.971.970.

Baca juga  Tunaikan Janji Kampanye, Bupati Banjarnegara Fokus Infrastruktur Jembatan dan Akses Vital

“Alhamdulillah, seluruh pekerjaan rehabilitasi dan pembangunan jembatan tahun 2025 bisa diselesaikan tepat waktu,” ujarnya.

Rampungnya rehabilitasi Jembatan Panaraban menjadi simbol pemulihan infrastruktur dan harapan baru bagi masyarakat wilayah atas Banjarnegara. Dengan akses yang kembali terbuka, aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pariwisata diharapkan kembali menggeliat.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.

TAG:Infrastrukturjembatan panaraban
Artikel Sebelumnya grafik investasi Jateng Rekor Baru! Investasi Jawa Tengah Tembus Rp88,5 Triliun, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Artikel Selanjutnya bendungan matenggeng sungai cijolang dayeuhluhur cilacap Proyek Rp 7 Triliun di Cilacap, Bendungan Matenggeng Disiapkan Jadi PLTA Raksasa
ISRA MIRAJ

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

tunjukkan produk olahan salak
BanjarnegaraEkonomi

Dari Lereng Gunung ke Mancanegara: Produk Olahan Salak Pakelen Naik Kelas Tanpa Pengawet

Oleh Syarif TM
Nasib petani usai harga cabai anjlok
BanjarnegaraEkonomi

Harga Cabai Terjun Bebas, Biaya Produksi Tak Tertutup Petani Merugi Hingga Jutaan Rupiah

Oleh Syarif TM
Infrastruktur menjadi fokus pembahasan FKD
Banjarnegara

Infrastruktur Penopang Pendidikan dan Pariwisata Jadi Fokus RKPD Banjarnegara 2027

Oleh Syarif TM
penyerahan tanah hibah untuk layanan publik
Banjarnegara

Pemkab Banjarnegara Hibahkan Lahan 750 Meter Persegi untuk Gedung BPKB, Layanan Publik Diproyeksikan Lebih Cepat

Oleh Syarif TM
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?