Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Purbalingga 2025-2029 dibawah kepemimpinan H.Moch Ichwan SH MM dilantik oleh Ketua Umum IPSI Jateng Hary Nuryanto. Acara dilaksanakan di Indragiri Hall Owabong Cottage, Kamis (22/1/2026). Pelantikan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab).
IPSI Purbalingga Semakin Berprestasi
Acara dihadiri oleh Kepala Dinporapar Purbalingga Sadono mewakili Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif, Ketua KONI Purbalingga R Budi Setiawan, Ketua Pengkab Cabang Olahraga (Cabor) anggota KONI Purbalingga serta ketua perguruan silat anggota IPSI Purbalingga.
Dalam kesempatan tersebut Ketua IPSI Jateng Hary Nuryanto mengharapkan agar kepengurusan IPSI Purbalingga dibawah kepemipinan HM Ichwan bisa semakin berprestasi dan terus melakukan pembinaan atlet. “Beliau sudah berpengalaman karena sudah menjadi ketua IPSI Purbalingga dua periode sebelumnya. Semoga IPSI Purbalingga semakin berprestasi,” tegasnya.
Emas Porprov 2026
Ketua KONI Kabupaten Purbalingga R Budi Setiawan dalam kesempatan yang sama menyampaikan pencak silat merupakan salah satu cabang olah raga (cabor) yang diandalkan Kabupaten Purbalingga untuk meraih medali emas di Porprov tahun 2026. “Semoga setelah pengurus dilantik langsung tancap gas bersiap menghadapi Porprov 2026,’ ucapnya.
Moch Ichwan berkomitmen siap menjalankan amanat agar IPSI Purbalingga lebih berprestasi. Ditegaskan, dia mentargetkan atlet IPSI Purbalingga bisa meraih medali emas di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng tahun 2026. “Target kami minimal bisa meraih satu emas dan satu perak di ajang tersebut,” ungkapnya usai pelantikan.
Genjot Pembinaan Atlet
Anggota DPRD Jateng tersebut juga berkomitmen untuk menggenjot pembinaan atlet silat Purbalingga, terutama di usia dini, pra remaja dan remaja. Selain itu juga menggelar sejumlah even kejuaraan pencak silat, mulai dari kejuaraan Piala Bupati Purbalingga dan Piala Ketua IPSI Kabupaten Purbalingga.
“Kami juga siap untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pelatih melalui kegiatan penataran atau pelatihan. Serta yang tidak boleh dilupakan adalah peningkatan sarana dan prasana untuk mendukung terciptanya prestasi atlet pencak silat Purbalingga,” imbuhnya.



