Suasana mencekam menyelimuti Desa Gentasari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap pada Sabtu (24/1/2026) pagi.
Fenomena angin kencang yang menerjang wilayah tersebut menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah rumah warga. Tak hanya itu, kencangnya embusan angin membuat warga ketakutan dan memilih keluar rumah demi menyelamatkan diri.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, puluhan atap rumah yang terdiri dari asbes dan seng terbang terbawa angin. Selain kerusakan bangunan, ada juga pohon yang dilaporkan tumbang dan nyaris menimpa hunian warga.
Angin Kencang Bikin Warga Ketakutan, Pilih Berkerumun di Luar Rumah
Salah seorang warga RT 03 RW 03 Desa Gentasari, Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap Septian Adi Susanto membeberkan detik-detik mencekam saat angin kencang melanda. Menurutnya, meski angin kencang sudah terjadi beberapa hari terakhir, namun hari Sabtu ini adalah yang paling parah.
“Banyak asbes maupun seng yang berterbangan. Bahkan banyak warga yang keluar rumah karena takut tertimpa asbes. Warga banyak yang berkerumun di tempat terbuka,” ungkap Septian kepada wartawan, Sabtu.
Kepanikan warga bukan tanpa alasan. Material atap yang beterbangan di udara dinilai sangat membahayakan keselamatan jiwa jika tetap bertahan di dalam ruangan.
Atap Berpaku Pun Ikut Terlepas
Dampak kerusakan yang cukup parah juga dialami oleh Mahmud, warga lainnya. Ia mengaku terkejut melihat puluhan lembar asbes di rumahnya terangkat begitu saja oleh kekuatan angin.
“Kalau rumah saya ada puluhan asbes yang terbang. Hampir semuanya pecah setelah jatuh ke bawah,” tuturnya dengan nada lemas.
Mahmud menambahkan, dirinya tidak menyangka kekuatan angin bakal sedahsyat itu. Padahal, konstruksi atap rumahnya sudah dipaku dengan kuat.
“Padahal asbes tersebut dipaku, tapi angin tetap bisa membawa terbang asbes tersebut,” tambahnya.
Total Kerugian Masih Dihitung
Hingga berita ini diturunkan, kondisi angin kencang dilaporkan masih melanda wilayah Gentasari selama lebih dari dua jam.
Data sementara menunjukkan puluhan rumah mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap. Beruntung, belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini. Sementara itu, total kerugian materiil masih dalam tahap pendataan oleh pihak terkait.
Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang diprediksi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
*Anda bisa melihat info lain di Instagram kami.



