Banjir Bandang Hulu Serayu Picu Gangguan Air Bersih di Cilacap

Faiz Ardani
Flayer pemberitahuan gangguan air bersih pelanggan Perumdam Tirta Wijaya Cilacap akibat air baku sungai serayu keruh. (Dok Perumdam Tirta Wijaya).

Gangguan layanan air bersih terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Cilacap. Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Wijaya Cilacap menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan akibat terganggunya distribusi air bersih yang dipicu tingginya kekeruhan air baku Sungai Serayu.

Gangguan ini terjadi sebagai dampak banjir bandang yang melanda wilayah hulu Sungai Serayu, khususnya di kawasan Purbalingga dan Purwokerto. Luapan air membawa material lumpur dan sedimen dalam jumlah besar sehingga menyebabkan tingkat kekeruhan air baku meningkat signifikan. Kondisi tersebut berdampak langsung pada proses pengolahan air di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kesugihan.

Perumdam Tirta Wijaya menjelaskan, tingginya kekeruhan air membuat proses pengolahan tidak dapat berjalan secara optimal. Instalasi pengolahan harus menyesuaikan teknis operasional agar kualitas air tetap sesuai standar, sehingga berdampak pada penurunan kapasitas produksi hingga gangguan aliran air ke pelanggan.

Adapun wilayah yang terdampak gangguan layanan meliputi wilayah pelayanan Kesugihan, Jeruklegi, dan Kawunganten. Di beberapa titik, pelanggan mengalami aliran air yang mengecil hingga tidak mengalir sama sekali, terutama pada jam-jam puncak penggunaan.

Baca juga  Korban Hanyut Sempat Rekam Video Sesaat Sebelum Terseret Arus Sungai Serayu

Manajemen Perumdam Tirta Wijaya memastikan tim teknis telah melakukan berbagai upaya penanganan di lapangan. Langkah yang ditempuh antara lain pengendalian operasional instalasi, pemantauan kualitas air baku secara berkala, serta penyesuaian sistem distribusi agar dampak gangguan dapat diminimalkan.

“Gangguan ini murni disebabkan faktor alam di luar kendali kami. Tingkat kekeruhan air baku masih tinggi akibat banjir bandang di wilayah hulu Sungai Serayu, sehingga proses pengolahan air di IPA Kesugihan mengalami kendala,” demikian keterangan resmi Perumdam Tirta Wijaya yang disampaikan kepada pelanggan, Senin (26/1/2026).

Perumdam juga menegaskan bahwa estimasi perbaikan saat ini masih dalam proses, bergantung pada kondisi air baku di Sungai Serayu. Normalisasi layanan akan dilakukan secara bertahap setelah tingkat kekeruhan menurun dan pengolahan air dapat kembali berjalan optimal.

Sebagai bentuk tanggung jawab layanan publik, Perumdam Tirta Wijaya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat. Pelanggan diimbau untuk menampung air secukupnya selama masa gangguan serta menggunakan air secara bijak.

Perumdam Tirta Wijaya berkomitmen terus memberikan informasi terbaru kepada masyarakat terkait perkembangan penanganan gangguan ini. Perusahaan juga meminta dukungan dan pengertian pelanggan hingga layanan air bersih di wilayah terdampak dapat kembali normal sepenuhnya.

Baca juga  Drama di Cilacap! Wijayakusuma FC Tersingkir dari Liga 4, Pelatih Semprot Keputusan Wasit

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!