Berjuang mengukir sejarah di final Piala Asia Futsal 2026. Itulah yang akan dilakukan Indonesia saat menantang Iran di partai puncak yang akan digelar,di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026) malam ini. Ini menjadi partai final pertama tim Garuda sejak keikutsertaan di ajang ini pada tahun 2004.
Lawan Lebih Digdaya
Lawan yang dihadapi di laga malam ini adalah tim berjuluk Singa Mesopotamia. Dari segi prestasi, negara timur tengah ini lebih digdaya dibandingkan Indonesia. Pasalnya Iran telah 16 kali menembus babak final dan 13 kali merengkuh juara Futsal Piala Asia.
Indonesia merupakan debutan di babak final. Ibaratnya pertandingan Indonesia vs Iran seperti pertarungan David melawan Goliath. Catatan statistik juga menunjukkan bahwa Indonesia kalah dalam tujuh kali duel melawan Iran. Di Piala Asia Futsal 2006, yang menjadi laga perdana, Indonesia menyerah 1-20 atas Iran. Terakhir, Indonesia kalah 0-5 atas tim yang sama di Piala Asia Futsal 2022.
Tampil Tanpa Beban
Berjuang mengukir sejarah diterjemahkan oleh pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Suoto dengan menginstruksikan anak asuhannya bermain tanpa beban di partai final. Di atas kertas Iran yang dibesut pelatih Vahid Shamsaee tentu lebih diunggulkan. Namun bukan berarti Indonesia tidak punya peluang mengangkat trofi juara.
Sebagai tuan rumah, Mochammad Iqbal dan Kawan-kawan memiliki keunggulan karena didukung ribuan supporter. Hal tersebut dibuktikan saat laga semi final melawan Jepang. Pemain Indonesia mampu tampil trengginas dan mengalahkan tim negeri matahari terbit dengan skor 5-3.
Pelatih berkebangsaan Spanyol itu juga meminta para pemainnya bermain tanpa beban. Pemain Timnas Garuda diharapkan bermain penuh kebanggaan dan Bahagia. Karena Indonesia sejatinya telah mengukir sejarah dengan pertama kali masuk final Piala Asia Futsal 2026. Prestasi ini melanjutkan raihan medali emas di Sea Games 2025. Menghadapi Iran, Indonesia tak akan terbebani. Namun akan berjuang untuk mengukir sejarah menjadi juara Piala Asia Futsal 2026.
Iran Tak Remehkan Indonesia
Berjuang meraih juara juga akan dilakukan Iran. pelatih Iran Vahid Shamsaee dikabarkan juga tidak berani meremehkan Indonesia. Bahkan dia juga sempat menonton saat Indonesia mengalahkan Jepang di babak semi final. Indonesia menurutnya merupakan tim yang berbahaya. Namun dia bertekad untuk juara dengan mengalahkan Indonesia di final.
Gelar juara bagi Iran, menurut Vahid menjadi pelipur lara bagi rakyat Iran. Dalam beberapa tahun terakhir, Iran terguncang konflik dalam negeri serta tekanan politik dari Amerika Serikat. Sehingga pemain Iran akan bertempur seperti Singa Mesopotamia yang terluka untuk membawa pulang gelar Piala Asia Futsal 2026.



