Dewa United kalah 0-1 dari Manila Digger di leg pertama perempatfinal AFC Challenge League, Kamis (5/3/2026) malam. Kekalahan itu belum menutup peluang klub asal Banten tersebut untuk melaju lebih jauh di ajang kasta ketiga di Asia itu.
Sebab, tim yang dibesut oleh Jan Olde Riekerink maih akan melakoni laga leg kedua pada pekan depan. Dewa akan menjadi tuan rumah di leg kedua pada 12 Maret 2026 mulai pukul 20.30 WIB di Sport Center Kelapa Dua Tangerang.
Untuk bisa lolos ke babak semifinal AFC Challenge League, Dewa harus bisa menang dengan selisih dua gol di leg kedua. Jika ingin menang dengan selisih dua gol, maka Ricky Kambuaya dkk harus cepat mencetak gol untuk menaikkan kepercayaan diri. Kepercayaan diri bisa membuat pemain Dewa makin bersemangat untuk membuat gol selanjutnya.
Dewa United Tidak Efektif di Leg Pertama
Satu kendala yang paling kentara dari Dewa pada leg pertama adalah mereka tidak efektif. Tujuan untuk membuat gol tidak tercapai padahal Dewa mampu menguasai pertandingan. Data flashscore menyebutkan bahwa Dewa mampu menguasai bola sampai 61 persen.
Dewa juga mampu melakukan 13 kali tembakan ke gawang Manila Digger. Namun, tak ada satu pun yang berbuah gol. Sementara, Manila Digger bermain efektif dan efisien. Efektif karena mereka mampu mencetak gol. Efisien karena mereka mampu membuat gol dengan sedikit penguasaan bola.
Sekadar diketahui, Dewa United adalah harapan terakhir Indonesia di ajang Asia musim ini. Sebelumnya, wakil Indonesia lainnya yakni Persib sudah tersingkir di Liga Champions Asia Dua.




