Cuaca ekstrem masih terjadi di wilayah Kabupaten Kebumen. Setidaknya sejak Rabu (4/3/226) beberapa musibah terjadi di Kebumen.
Dikutip dari instagram BPBD Kebumen, pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB terjadi angin kencang di Dukuh Kinanti Selatan, Desa Bocor, Kecamatan Buluspesantren. Angin kencang itu menyebabkan pohon jati milik warga tumbang dan menimpa atap rumah milik Mariyah.
Imbas dari kejadian tersebut, bagian atap rumah mengalami kerusakan ringan. Petugas bersama warga telah melakukan asesmen, pendataan, serta menyalurkan bantuan logistik dan terpal.
Pada Rabu (4/3/2026) pukul 15.15 WIB, angin kencang juga terjadi di Dukuh Gentan RT 01 RW 01, Desa Tersobo, Kecamatan Prembun. Pohon kelapa milik warga tumbang akibat angin kencang dan menimpa atap kamar tidur rumah milik Rasiman. Penanganan dilakukan melalui kerja bakti warga bersama pemerintah desa dan BPBD sehingga kondisi saat ini telah tertangani.
Pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB terjadi banjir yang mengakibatkan longsoran di bantaran Sungai Kedungbener di Dukuh Joho RT 04 RW 02, Desa Kloposawit, Kecamatan Buluspesantren. Debit air sungai yang meningkat menyebabkan tanah di belakang rumah milik Sri Wahyuni longsor dengan ukuran sekitar 14 x 3 meter.
Dari insiden itu, sebuah pohon kelapa di area tersebut juga ikut terbawa longsor. Jarak antara rumah dan lokasi longsoran diperkirakan sekitar tiga meter sehingga berpotensi membahayakan jika terjadi longsor susulan.
Pendataan Setelah Cuaca Ekstrem
BPBD Kabupaten Kebumen dan pemerintah desa serta masyarakat telah melakukan asesmen serta pendataan di lokasi kejadian. Terkait penanganan lanjutan di lokasi bantaran sungai, dibutuhkan dukungan logistik kerja bakti serta sand bag guna memperkuat area yang terdampak.
Masyarakat juga diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, terutama di wilayah yang berada di dekat sungai maupun daerah rawan pohon tumbang dan longsor.




