Lonjakan Kejadian Darurat saat Lebaran 2026, SAR Cilacap Tangani 20 Operasi

Faiz Ardani
Apel penutupan siaga SAR khusus Hari Raya Idulfitri 1447 H/ 2026 M di halaman Kantor SAR Cilacap. (SAR Cilacap).

Aktivitas masyarakat yang meningkat selama libur Lebaran 2026 berdampak langsung pada tingginya kejadian kedaruratan di wilayah Cilacap. Kantor SAR Cilacap mencatat lonjakan tajam dalam operasi pencarian dan pertolongan selama masa Siaga SAR Khusus Lebaran 1447 Hijriah.

Jumlah operasi yang ditangani bahkan melonjak hingga empat kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat, baik di jalur mudik, kawasan wisata, maupun wilayah perairan.

Kepala Kantor SAR Cilacap, M Abdullah, mengungkapkan data tersebut saat apel penutupan Siaga SAR Khusus Lebaran yang digelar di halaman Kantor SAR Cilacap, Senin (30/3/2026).

 

Tangani 20 Operasi, 123 Korban Terdampak

M Abdullah mengungkapkan, selama masa siaga, pihaknya melaksanakan total 20 operasi pencarian dan pertolongan. Angka ini meningkat tajam dibandingkan tahun 2025 yang hanya mencatat empat operasi.

“Selama Siaga SAR Khusus Lebaran, kami melaksanakan 20 operasi SAR. Ini meningkat sekitar 400 persen dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya.

Baca juga  Warga Cilacap Diminta Tak Terpancing Isu Seruan Boikot Pajak Kendaraan

Dari seluruh operasi tersebut, tercatat sebanyak 123 korban. Sebanyak 110 orang berhasil diselamatkan, sementara 13 lainnya meninggal dunia.

Adapun jenis kejadian yang ditangani meliputi dua bencana alam, lima kecelakaan dengan penanganan khusus, serta 13 kondisi yang membahayakan manusia.

 

Aktivitas Libur Tinggi Picu Lonjakan Kejadian

Menurut Abdullah, lonjakan jumlah kejadian tidak terlepas dari meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Lebaran, terutama di jalur mudik, objek wisata, dan wilayah perairan.

“Peningkatan aktivitas masyarakat selama libur Lebaran menjadi salah satu faktor meningkatnya kejadian kedaruratan di wilayah kerja kami,” jelasnya.

Ia menambahkan, kesiapsiagaan personel menjadi kunci dalam menghadapi lonjakan tersebut. Penempatan petugas di sejumlah posko strategis dinilai mampu mempercepat respons saat terjadi insiden.

 

Siaga Berakhir, Evaluasi dan Kesiapan Tetap Ditingkatkan

Dengan berakhirnya apel penutupan, seluruh rangkaian Siaga SAR Khusus Lebaran resmi ditutup. Meski demikian, Kantor SAR Cilacap tetap berkomitmen menjaga kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi darurat ke depan.

“Apel ini menjadi penutup rangkaian siaga Lebaran. Namun kesiapsiagaan tetap kami jaga untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca juga  Sadewo-Lintarti Pimpin Halalbihalal ASN Banyumas Di Hari Pertama ASN Masuk Kerja 

Ia menegaskan, hasil operasi selama masa siaga akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapan personel di masa mendatang.

Dengan pengalaman menghadapi lonjakan hingga 400 persen, Kantor SAR Cilacap optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan pencarian dan pertolongan demi keselamatan masyarakat.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!