Keramaian Pengantar Jemaah Haji Bawa Berkah Bagi Pedagang Kecil

Syarif TM
Berkah Musim Keberangktaan Jemaah Haji di Banjarnegara, Pedagang Kecil Kebanjiran Rezeki di Sekitar Pendopo. (Syarif TM/ SB)

SUASANA haru mengiringi keberangkatan jemaah calon haji Banjarnegara di kompleks Pendopo Dipayudha, tak hanya itu, keramaian para pengantar jemaah haji ini ternyata membawa berkah tersendiri bagi ratusan pedagang kecil di sekitar Alun-alun Banjarnegara.

Ramainya keluarga pengantar jemaah membuat para pelaku usaha mikro kebanjiran pembeli sejak sore hingga malam hari. Bahkan, para pedagang sudah mulai membuka lapak sejak awal keberangkatan pada Rabu hingga Jumat dinihari.

Ratusan pedagang dadakan tampak memadati kawasan sekitar pendopo selama proses pemberangkatan jemaah haji berlangsung. Mereka menjajakan aneka makanan, minuman, mainan anak, hingga perlengkapan perjalanan kepada masyarakat yang datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Banjarnegara.

Momentum tahunan keberangkatan haji tersebut menjadi peluang tambahan penghasilan bagi pedagang kecil. Banyak di antara mereka mengaku omzet penjualan meningkat tajam dibanding hari biasa.

Salah seorang pedagang minuman, Siti (43), mengaku dagangannya hampir habis terjual sebelum seluruh proses pemberangkatan selesai.

Baca juga  Polres Banjarnegara Ajak Buruh dan Ojol Jaga Kamtibmas Lewat Apel Kebangsaan

“Alhamdulillah ramai sekali. Biasanya jualan sampai malam belum tentu habis, sekarang sebelum pemberangkatan selesai sudah hampir habis semua,” ujarnya.

Pedagang Dadakan Raup Untung dari Ramainya Pengantar Jemaah Haji

Tidak hanya pedagang minuman, penjual makanan ringan dan mainan anak juga merasakan dampak positif dari membludaknya warga yang ikut mengantar keberangkatan jemaah haji di sekitar Alun-alun Banjarnegara. Banyak keluarga datang bersama anak-anak sehingga kawasan pendopo berubah menjadi pusat keramaian dadakan.

Aktivitas ekonomi masyarakat kecil terlihat menggeliat di tengah suasana religius pelepasan calon jemaah haji. Para pedagang memanfaatkan tingginya jumlah pengunjung untuk menawarkan dagangan mereka di sepanjang kawasan pendopo hingga jalan sekitar alun-alun.

Keberangkatan haji yang identik dengan suasana spiritual ternyata turut memberikan efek ekonomi bagi masyarakat kecil. Kehadiran ribuan pengantar jemaah menjadi sumber penghasilan tambahan bagi pelaku usaha mikro dan pedagang kaki lima.

Momentum Tahunan yang Dinanti Pedagang Kecil

Para pedagang berharap momentum keberangkatan maupun kepulangan jemaah haji setiap tahun dapat terus menghadirkan dampak positif bagi ekonomi masyarakat kecil di Banjarnegara.

Baca juga  Sekda Jateng Minta Petugas Haji 2026 Jangan Fokus Ibadah Pribadi, Utamakan Layanan Jemaah Haji

Selain menjadi momen ibadah bagi para tamu Allah, tradisi pengantaran jemaah haji juga dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian lokal, terutama bagi pedagang musiman yang menggantungkan penghasilan dari keramaian acara besar masyarakat.

Dengan meningkatnya aktivitas warga di sekitar Pendopo Dipayudha, suasana keberangkatan haji tahun ini tak hanya menghadirkan tangis haru dan doa, tetapi juga membawa berkah rezeki bagi ratusan pedagang kecil.

Diberangkatkan Dalam Empat Kloter

Seperti diketahui, sebanyak 1.054 jemaah haji asal Kabupaten Banjarnegara terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 69, 70, 71, dan 72. Pemberangkatan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditentukan mulai Rabu (13/5/2026) hingga Jumat (15/5/2026) dinihari.

*Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!