Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Banyumas menggelar Kursus Wasit Futsal Level 2 Tahun 2026. Program ini merupakan langkah strategis dalam pembinaan dan pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) perwasitan futsal di Jawa Tengah.
Melalui pelatihan intensif, kegiatan ini bertujuan melahirkan SDM yang profesional, berintegritas, serta memiliki pemahaman mendalam terhadap regulasi permainan terbaru.
Acara pembukaan sudah resmi dilaksanakan pada Rabu (24/6/2026) malam dan dijadwalkan berlangsung selama lima hari, sampai dengan Senin (28/6/2026).
Berlokasikan di Hotel Asri Purwokerto, Kabupaten Banyumas, agenda ini dirancang secara komprehensif guna meningkatkan standar kepemimpinan wasit di lapangan hijau dalam ruangan.
Peningkatan Kualitas Wasit Futsal Menuju Standardisasi Nasional
Hadir mewakili Ketua Askab PSSI Kabupaten Banyumas, Trisno Sudarso, Sekretaris Umum Askab PSSI Banyumas yakni Yudha Febrianta menyatakan dukungan penuh terhadap terselenggaranya pelatihan wasit futsal ini.
Yudha Febrianta mengatakan, harapan besar agar kehadiran kursus ini mampu mendongkrak kuantitas sekaligus kualitas pengadil lapangan.
“Harapan kami dari Askab PSSI Kabupaten Banyumas, dengan adanya kursus level 2 di Banyumas untuk kursus wasit futsal, semoga nanti akan menambah SDM perwasitan,” ujarnya saat diwawancarai.
Pihaknya juga menambahkan bahwa dengan meningkatnya SDM yang berkualitas di bawah naungan AFK Banyumas akan semakin siap dan matang untuk menyelenggarakan berbagai turnamen futsal di masa mendatang.
“Sehingga nanti di AFK itu akan semakin banyak SDM yang berkualitas, dan nanti pertandingan-pertandingan akan banyak digelar di Kabupaten Banyumas,” tambahnya.
Ciptkan Atmosfer Positif Futsal di Jawa Tengah
Senada dengan hal tersebut, Ketua AFK Banyumas, Didi Rudianto melalui Sekretaris Umum Subakti Karim menekankan bahwa dampak dari pelatihan ini diharapkan tidak hanya terlokalisasi di satu wilayah, melainkan mampu membawa atmosfer positif bagi perkembangan futsal di seluruh Jawa Tengah.
Peningkatan mutu kepemimpinan wasit, jelas Subakti Karim, menjadi kunci utama agar setiap pertandingan dapat berjalan kondusif.
“Dengan penambahan SDM wasit futsal, kualitas wasit semakin meningkat dan pertandingan juga dapat terkawal dengan baik,” jelas Subakti.
Lebih lanjut, ia berharap kepemimpinan yang tegas dan adil dapat menjamin kompetisi berjalan lancar, termasuk dalam hal implementasi regulasi di lapangan.
“Sehingga pertandingan bisa berjalan dengan aman, terus lancar, seperti yang kita harapkan bersama. Penerapan peraturan juga bisa diterapkan lebih baik lagi,” tegasnya.
Didukung Instruktur Berpengalaman dan Fasilitas Berstandar
Guna menjamin mutu pelatihan yang sesuai dengan standar nasional, PSSI menugaskan instruktur berpengalaman sebagai pemateri utama. Tri Ngudi Prasetya bertindak selaku Instruktur Teknis yang membedah aturan permainan.
Sedangkan, Cholid Dalyanto bertugas sebagai Instruktur Kebugaran yang memantau kesiapan fisik para peserta.
Selama pelaksanaan kursus, proses pembelajaran tidak hanya berpusat pada pemahaman materi teori di dalam kelas. Panitia pelaksana juga telah menyiapkan GOR Futsal Satria Purwokerto sebagai sarana pendukung utama.
Fasilitas olahraga kebanggaan warga Banyumas ini digunakan secara intensif untuk sesi praktik lapangan (practical training) sekaligus sebagai lokasi pelaksanaan tes kebugaran bagi seluruh peserta.
Agenda ini mendapat antusiasme yang luar biasa. Tercatat sebanyak 40 orang peserta resmi terdaftar dalam pelatihan kali ini. Angka tersebut terdiri atas 35 peserta laki-laki dan 5 peserta perempuan.
Melalui sinergi instruktur profesional dan fasilitas pendukung yang representatif ini, Kursus Wasit Futsal Level 2 diharapkan mampu melahirkan korps wasit yang solid, adaptif terhadap aturan internasional terbaru, serta siap memajukan prestasi olahraga futsal tanah air.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.



