Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tanah longsor sepanjang Maret 2026. Peringatan ini menyusul prakiraan curah hujan tinggi yang diprediksi melanda wilayah tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso, mengatakan wilayah Banjarnegara termasuk daerah yang memiliki tingkat kerentanan gerakan tanah menengah hingga tinggi. Kondisi geografis berupa lereng dan perbukitan membuat sejumlah kawasan rawan longsor saat intensitas hujan meningkat.
“Banjarnegara menjadi salah satu wilayah dengan potensi gerakan tanah menengah hingga tinggi. Karena itu masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan lereng dan perbukitan, perlu meningkatkan kewaspadaan ketika curah hujan tinggi terjadi,” kata Aji, Senin (9/3/2026).
Peringatan tersebut merujuk pada surat peringatan dini potensi gerakan tanah yang dikeluarkan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah. Dalam surat bernomor B/500.10.5/92/2026 tertanggal 4 Maret 2026, disebutkan curah hujan di wilayah Jawa Tengah selama Maret diperkirakan berkisar antara 151 milimeter hingga lebih dari 500 milimeter.
Menurut Aji, angka tersebut masuk kategori menengah hingga sangat tinggi dan berpotensi memicu terjadinya bencana hidrometeorologi, terutama tanah longsor.
Surat peringatan itu disusun berdasarkan kompilasi peta kerentanan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) serta prakiraan curah hujan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Dengan kondisi curah hujan seperti itu, risiko terjadinya gerakan tanah di sejumlah wilayah meningkat, termasuk di Kabupaten Banjarnegara,” ujar Aji Piluroso.
Sementara itu, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Banjarnegara, Raib menghimbau agar warga segera melapor kepada aparat desa atau petugas kebencanaan apabila menemukan tanda-tanda awal longsor, seperti munculnya retakan tanah, pohon atau tiang listrik miring, hingga aliran air yang tiba-tiba keruh dari lereng.
“Selain itu, kami mengimbau warga untuk tingkatkan pengawasan lingkungan, ronda secara menyeluruh selain keamanan harta benda juga ronda kewaspadaan lingkungan,” katanya.
Jika ada hal yang mencurigakan terkait potensi bencana, silahkan melapor ke nomor siaga BPBD yaitu Pusdalops BPBD Banjarnegara di nomor 081226482247. ” Nomor aktif 24 jam,” katanya.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!




