Hebat! Tiga Siswa SD Asal Banjarnegara Siap Wakili Indonesia di Bangkok Youth Cup 2026

Syarif TM
Tiga pelajar Banjarnegara siap perkuat Timnas di Bangkok Youth Cup 2026. (dok.pribadi)

HEBAT dan bikin bangga, kabar membanggakan datang dari dunia olahraga Kabupaten Banjarnegara, Dimana tiga pelajar asal Banjarnegara berhasil menembus skuat Tim Nasional (Timnas) Pelajar Indonesia cabang sepak bola yang akan mewakili Indonesia pada ajang Bangkok Youth Cup 2026 di Thailand.

Ketiga pemain muda tersebut adalah Dzinun, siswa SD Negeri 1 Banjarmangu, Kecamatan Banjarmangu; Abiyu, siswa SD Negeri 1 Medayu, Kecamatan Wanadadi; serta Alden yang tercatat sebagai siswa SD Negeri 3 Adipasir, Kecamatan Rakit.

Keberhasilan mereka lolos ke skuat Garuda Pelajar menjadi prestasi membanggakan, tidak hanya bagi sekolah dan keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Banjarnegara yang selama ini dikenal sebagai daerah penghasil talenta sepak bola berbakat.

Bukti Banjarnegara Tak Pernah Kehabisan Talenta Sepak Bola

Sekretaris Askab PSSI Banjarnegara, Setyo Eko Nugroho, mengapresiasi pencapaian ketiga pelajar tersebut yang masuk Skuat Timnas Pelajar untuk ajang Bangkok Youth Cup 2026. Menurutnya, keberhasilan mereka menjadi bukti bahwa Banjarnegara terus melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Baca juga  Sempat Dalam Pencarian, Remaja Asal Banjarnegara Akhirnya Ditemukan Tewas dilokasi Berjarak 3 Kilometer dari Pantai Watu Bale Kebumen

Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan dan berprestasi di bidang olahraga, khususnya sepak bola.

“Ini membuktikan bahwa dari daerah seperti Banjarnegara, atlet muda tetap mampu bersaing dan menembus tim nasional meskipun harus menghadapi proses seleksi yang sangat ketat,” ujarnya.

Menurut Eko, keberhasilan tiga pemain muda tersebut juga memperkuat reputasi Banjarnegara sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi besar dalam pembinaan sepak bola usia dini.

Pernyataan Indra Sjafri Kembali Terbukti

Eko menilai pencapaian para pemain muda Banjarnegara sejalan dengan pernyataan mantan pelatih Timnas Indonesia, Indra Sjafri, yang pernah menyebut Banjarnegara memiliki bakat dan kultur sepak bola yang kuat.

Menurutnya, sejumlah pemain nasional yang berasal dari Banjarnegara telah membuktikan kualitas daerah tersebut dalam melahirkan pesepak bola berbakat. Nama-nama seperti Abimanyu dan Rio Fahmi menjadi contoh keberhasilan pembinaan sepak bola dari daerah.

“Coach Indra Sjafri pernah mengatakan bahwa Banjarnegara memiliki gen sepak bola yang luar biasa. Setelah muncul pemain-pemain potensial sebelumnya, kini kembali lahir talenta muda yang berhasil menembus skuat Garuda Pelajar,” kata Eko.

Baca juga  Rakor MBG Digelar, Pemkab Banjarnegara Tekankan Akurasi Data Penerima Manfaat

Ia mengaku masih mengingat pesan Indra Sjafri saat berkunjung ke Banjarnegara beberapa waktu lalu. Saat itu, pelatih yang dikenal sebagai pemandu bakat sepak bola nasional tersebut meyakini bahwa Banjarnegara akan terus melahirkan pemain-pemain potensial di masa mendatang.

Siap Membela Indonesia di Bangkok Youth Cup 2026

Setelah dinyatakan lolos seleksi, Dzinun, Abiyu, dan Alden langsung bergabung dalam pemusatan latihan bersama Timnas Pelajar Indonesia untuk persiapan menghadapi Bangkok Youth Cup 2026.

Turnamen internasional bertajuk Bangkok Youth Cup 2026 tersebut menjadi kesempatan berharga bagi para pemain muda untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding di level internasional.

Keikutsertaan tiga pelajar Banjarnegara dalam skuat Garuda Pelajar diharapkan mampu menginspirasi atlet-atlet muda lainnya agar terus berlatih, disiplin, dan berani bermimpi meraih prestasi hingga tingkat nasional maupun internasional.

Prestasi ini sekaligus menegaskan bahwa Banjarnegara tetap menjadi salah satu daerah yang konsisten melahirkan bibit-bibit pesepak bola berbakat untuk masa depan sepak bola Indonesia.

*Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

Baca juga  KONI Banjarnegara Mulai Bersiap Tentukan Kuota Atlet, Ini Dasarnya