Pemkab Banyumas Siapkan 5 Armada Mudik Gratis Lebaran 2026 untuk Perantau Jabodetabek

Besari
Ilustrasi mudik gratis. (Generated by ChatGPT)

Kabar gembira bagi warga Banyumas di perantauan, khususnya di wilayah Jabodetabek. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas telah mengonfirmasi penyediaan lima unit bus untuk program mudik gratis menyambut Idulfitri 1447 H. Langkah ini diambil guna memastikan masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, Omar Udaya, menyatakan bahwa jumlah bus tersebut masih bersifat sementara dan berpeluang bertambah melalui sinergi dengan berbagai pihak.

“Yang sudah pasti dari pemda ada lima kendaraan. Untuk tambahan dari instansi lain masih kami koordinasikan,” kata Omar didampingi Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Mufti Hakim di Purwokerto, Rabu (04/03/2026).

Program ini merupakan bagian dari inisiatif besar yang juga didukung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan dijadwalkan berangkat pada 16 Maret 2026. Museum Purna Bakti Pertiwi, kawasan TMII, Jakarta menjadi titik kumpul. Seluruh proses registrasi dikelola satu pintu oleh Pemprov Jateng.

Selain memangkas beban biaya transportasi bagi pekerja di wilayah Jabodetabek, misi utama program ini adalah mengalihkan penggunaan sepeda motor ke moda transportasi bus demi menekan angka kecelakaan di jalan raya.

Baca juga  Mudik Gratis Pakai Kereta Bertujuan Jateng, Ini Cara Daftarnya

Dinhub Banyumas juga telah merancang skema pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan. Koordinasi di tingkat pusat telah dilakukan untuk memetakan tantangan arus mudik dan balik tahun ini.

“Secara nasional kami sudah mengikuti rapat pengarahan terkait persiapan arus mudik, dan untuk tingkat kabupaten akan segera kami rapatkan lebih lanjut,” ujar Omar.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan, Mufti Hakim, menjelaskan bahwa perhatian khusus akan diberikan pada simpul-simpul kemacetan klasik seperti area Patikraja dan Rawalo.

“Kami sudah menyiapkan jalur alternatif dan langkah antisipasi jika terjadi kepadatan, termasuk pemanfaatan jalan-jalan kecil yang masih memungkinkan dilalui kendaraan,” kata Mufti.

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!