Pelatih Wijayakusuma FC Cilacap Puji Mentalitas Juara Anak Asuhnya

Earlena
Pelatih Wijayakusuma FC Cilacap M Yahya (tengah) sedang memberikan keterangan dalam sesi jumpa pers usai timnya mengalahkan Persibat, Kamis (22/1/26) sore.(dok Earlena)

​Wijayakusuma FC sukses menuntaskan misi balas dendam mereka dengan gemilang. Menjamu Persibat Batang dalam lanjutan babak penyisihan Grup G di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, Kamis (22/1/2026) sore WIB, tim asal kota pesisir pantai selatan ini menang tipis 1-0.

​Kemenangan ini terasa spesial karena tidak hanya membalas kekalahan sebelumnya, tetapi juga memastikan satu tiket bagi Wijayakusuma FC untuk melenggang ke babak 16 besar.

​Apresiasi untuk Perjuangan Pemain

​Usai laga, pelatih Wijayakusuma FC, M Yahya, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia menilai intensitas dan semangat juang yang ditunjukkan para pemainnya sepanjang 90 menit sangat luar biasa.

​”Untuk pertandingan hari ini, perjuangan dari para pemain saya lihat sangat luar biasa. Terkait penalti yang kami dapatkan, itu murni karena adanya pelanggaran di area terlarang,” ujar M. Yahya dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan.

​Meskipun mendominasi, Yahya mengakui ada banyak peluang yang terbuang percuma. Namun, ia memaklumi hal tersebut mengingat tingginya tekanan yang dirasakan para pemain di lapangan.

Baca juga  Sepak Bola Pria Sea Games: Tragedi Timnas 1995 Bisa Terulang

​”Wajar banyak peluang terbuang karena para pemain terbebani harus menang demi tiket babak 16 besar. Ada beban mental yang mereka pikul, tapi syukurnya mereka bisa mengatasinya,” tambahnya.

Wijayakusuma FC ​Evaluasi Menuju Babak 16 Besar

​Meski merayakan keberhasilan lolos ke fase gugur, M. Yahya menegaskan bahwa timnya tidak boleh jemawa. Ia sudah mengantongi beberapa catatan evaluasi yang harus segera diperbaiki sebelum berlaga di babak 16 besar nanti.

​Fokus utama sang pelatih adalah aspek psikologis pemain, terutama mengenai ketenangan saat berada dalam situasi krusial di depan gawang lawan.

​”Dalam menghadapi 16 besar nanti, kami akan melakukan evaluasi, terutama dalam menjaga ketenangan bermain para pemain. Ketenangan adalah kunci di fase gugur,” tegas Yahya.

​Ia pun menutup pernyataan dengan meminta dukungan penuh dari masyarakat Cilacap agar langkah timnya terus berlanjut hingga ke level nasional. “Minta doanya semua, kita sudah lolos di 16 besar. Mudah-mudahan kita bisa lolos di tingkat nasional,” harapnya.

​Syukur sang Eksekutor

​Senada dengan sang pelatih, striker andalan Wijayakusuma FC, Andi Odang, merasa lega bisa menjadi pahlawan kemenangan lewat titik putih. Gol penalti tersebut ia sebut sebagai hasil dari kerja keras kolektif tim yang terus menekan meski di bawah tekanan besar.

Baca juga  Terinspirasi Guru Muchtar, Sekda Jateng Susuri Sekolah Terluar di Cilacap

​”Walaupun kami punya tekanan, tapi tetap ada sedikit ruang untuk berusaha bagaimana supaya kita menang. Intinya hari ini adalah wajib menang,” kata Andi.

​”Alhamdulillah tadi dapat rezeki penalti, dan saya bersyukur bisa menuntaskan tugas sebagai eksekutor. Akhirnya pecah telur juga,” pungkasnya dengan senyum lebar.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.

​