Polresta Cilacap memastikan peringatan Wafat Isa Al-Masih atau Hari Paskah 2026 berlangsung aman dan kondusif. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh di berbagai gereja yang berada di wilayah hukum Polresta Cilacap, Jumat (3/4/2026).
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga nilai toleransi antarumat beragama sekaligus menjamin masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman.
Sejumlah personel disiagakan di titik-titik strategis, termasuk di area sekitar gereja. Petugas juga melakukan pemeriksaan lingkungan dan sterilisasi lokasi sebelum ibadah dimulai guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Kapolresta Pantau Langsung di Lapangan
Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono turun langsung untuk memastikan kesiapan pengamanan berjalan optimal. Ia melakukan pengecekan terhadap personel serta memantau situasi di beberapa lokasi ibadah.
Kehadiran Kapolresta di tengah pengamanan menjadi bentuk keseriusan aparat kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada jemaat. Selain itu, pengawasan langsung juga bertujuan memastikan seluruh prosedur pengamanan dijalankan sesuai standar.
Pengamanan Berlapis, dari Sterilisasi hingga Patroli
Pengamanan dilakukan secara berlapis. Petugas melakukan sterilisasi area gereja sebelum ibadah dimulai, dilanjutkan dengan penjagaan ketat di pintu masuk serta pengawasan arus keluar-masuk jemaat.
Tak hanya itu, patroli mobile dan stasioner juga digencarkan di sekitar lokasi ibadah. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, seperti pencurian kendaraan, parkir liar, hingga tindak kriminal lainnya.
“Pengamanan ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan lancar,” ujar Kasi Humas Polresta Cilacap, Ipda Galih Secahyo.
Satlantas Atur Lalu Lintas, Antisipasi Kemacetan
Di sisi lain, Satuan Lalu Lintas Polresta Cilacap turut mengambil peran dalam menjaga kelancaran arus kendaraan di sekitar gereja, khususnya di jalur utama yang rawan kepadatan.
Petugas ditempatkan di sejumlah titik untuk membantu penyeberangan jemaat, sekaligus mengurai kemacetan. Rekayasa lalu lintas berupa sistem buka-tutup jalan juga diterapkan secara situasional saat volume kendaraan meningkat.
Upaya ini dilakukan agar aktivitas ibadah tidak terganggu oleh kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi.
Utamakan Pendekatan Humanis dan Preventif
Selain menjaga keamanan, personel Polresta Cilacap juga mengedepankan pelayanan humanis kepada masyarakat. Petugas terlihat membantu lansia, anak-anak, hingga jemaat yang membutuhkan bantuan saat memasuki area gereja.
Menurut Ipda Galih, langkah preventif menjadi fokus utama dalam pengamanan kali ini. Patroli rutin dilakukan guna mendeteksi potensi gangguan sejak dini.
“Kami mengedepankan upaya pencegahan agar situasi tetap kondusif. Dengan begitu, masyarakat bisa beribadah dengan tenang,” tambahnya.
Hingga seluruh rangkaian ibadah berlangsung, situasi di wilayah hukum Polresta Cilacap terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan berarti. Kehadiran aparat kepolisian pun diharapkan semakin memperkuat rasa aman serta menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Cilacap.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!



