Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah. Gelombang diperkirakan bisa mencapai ketinggian hingga 4 meter.
Prakirawan BMKG Cilacap, Deas Achmad Rivai, menjelaskan bahwa peringatan ini berlaku mulai Rabu (31/12/2025) pukul 07.00 WIB hingga Sabtu (3/1/2026) pukul 07.00 WIB.
“Ketinggian gelombang laut di perairan selatan Cilacap diperkirakan antara 2,5 hingga 4,0 meter, yang masuk dalam kategori tinggi,” ujar Deas dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/12/2025) sore.
Sementara itu, untuk wilayah perairan Kebumen dan Purworejo, tinggi gelombang diperkirakan berada di kisaran 1,25 hingga 2,5 meter (kategori sedang). Kondisi cuaca di Samudera Hindia selatan Jawa Tengah sendiri diprediksi berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang.
Waspada Kecepatan Angin
Selain faktor gelombang, BMKG memantau pergerakan angin yang bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat Laut. Kecepatan angin dilaporkan berkisar antara 2 hingga 20 knot.
Deas mengingatkan adanya risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran bagi berbagai jenis kapal, di antaranya:
Perahu Nelayan: Waspada jika kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 m.
Kapal Tongkang: Waspada jika kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 m.
Kapal Ferry: Waspada jika kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 m.
“Kami mengimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” kata Deas.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







