Asa Wijayakusuma FC untuk melangkah lebih jauh di Liga 4 Jawa Tengah harus kandas. Bermain di Stadion Wijayakusuma Cilacap, Laskar Pule Bahas tak mampu memaksimalkan status tuan rumah setelah hanya bermain imbang 0-0 kontra Persebi Boyolali pada leg kedua babak 16 besar, Rabu (28/1/2026). Hasil tersebut memastikan Wijayakusuma FC tersingkir dan mengubur mimpi tampil di babak 8 besar.
Sejak menit awal pertandingan, Wijayakusuma FC tampil agresif dengan mengandalkan serangan cepat. Peluang pertama tercipta melalui tendangan bebas Fendi yang mengarah ke sisi gawang Persebi, namun masih mampu ditepis kiper Rifky. Tempo tinggi langsung diperagakan kedua tim dengan jual beli serangan, meski belum ada peluang matang yang benar-benar mengancam.
Peluang emas Wijayakusuma FC datang pada menit ke-20. Gilang (17) yang menerima bola di area pertahanan lawan melepaskan sepakan keras, namun bola hanya membentur mistar gawang. Tekanan terus dilancarkan tuan rumah, salah satunya lewat Said Nurul Aksor, tetapi penyelesaiannya masih melambung di atas mistar.
Persebi Boyolali tak tinggal diam. Tim tamu mencoba membangun serangan balik, namun solidnya lini pertahanan Wijayakusuma FC yang dikomandoi Ridho membuat peluang Persebi kerap mentah. Di penghujung babak pertama, Persebi hampir mencuri gol melalui sontekan Ronan Aryo Wibisono (12) yang sempat mengecoh kiper. Beruntung, Teguh Susanto masih sigap menyapu bola dari garis gawang. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, anak asuh Mohamad Yahya kembali mengambil inisiatif serangan. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke jantung pertahanan Persebi, namun rapatnya barisan belakang tim tamu membuat Wijayakusuma FC kesulitan mencetak gol. Peluang dari tendangan jarak jauh kapten tim, Said, juga belum membuahkan hasil karena bola melebar tipis di sisi gawang.
Di sisi lain, Persebi nyaris memanfaatkan kesalahan lini belakang tuan rumah. Sebuah peluang emas tercipta, namun sepakan pemain Persebi masih melebar tipis dari sasaran.
Petaka bagi Wijayakusuma FC datang di menit-menit akhir laga. Pemain bernomor punggung 71, Ashedhiv, harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah. Meski bermain dengan 10 orang, Wijayakusuma FC tetap memaksakan serangan hingga tambahan waktu empat menit.
Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor kacamata tak berubah. Hasil imbang ini memastikan Wijayakusuma FC tersingkir, sementara Persebi Boyolali berhak melaju ke babak 8 besar Liga 4 Jateng.
Sebelumnya, Persebi telah unggul 2-0 pada leg pertama di kandang. Kondisi itu membuat Wijayakusuma FC wajib menang dengan selisih tiga gol. Target tersebut gagal diwujudkan, sekaligus mengakhiri kiprah Laskar Pule Bahas di kompetisi musim ini.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!



