Cuaca Ekstrem dan Longsor Terjadi di Kebumen

Djamal SG
Cuaca ekstrem dan longsor terjadi di Kebumen. (Instagram Polres Kebumen)

Cuaca ekstrem dan longsor terjadi di Kebumen, Selasa (14/4/2026). Dikutip dari website bpbd.kebumenkab.go.id, ada satu kejadian rumah ambruk akibat cuaca ekstrem dan dua kejadian longsor.

Longsor pertama terjadi di  Dukuh Lokidang, Desa Giritirto, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen sekitar pukul 17.01 WIB. Longsor mengakibatkan talud jalan desa mengalami kerusakan. Longsor dipicu kondisi tanah yang labil serta struktur talud yang sudah rapuh.

Longsor kedua terjadi di Dukuh Karanganyar, Desa Seboro, Kecamatan Sadang Kabupaten Kebumen. Insiden tersebut sekitar pukul 15.00 WIB. Longsor tersebut menimpa talud pengaman jalan lingkungan sepanjang kurang lebih 10 meter dengan tinggi 3 meter milik warga. Peristiwa ini juga disebabkan oleh struktur tanah yang labil. Saat ini kondisi sudah dalam penanganan oleh pihak terkait bersama masyarakat.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengungkapkan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. “Kondisi tanah yang labil tidak mampu menahan resapan air, sehingga talud sepanjang kurang lebih 10 meter dengan tinggi 1,5 meter ambrol,” ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Rabu (15/4/2026) di Instagram Polres Kebumen.

Baca juga  Kota Lama Cilacap Segera Miliki Tugu Titik Nol, Kawasan Heritage Bergaya Malioboro

Cuaca Ekstrem di Karangsambung

Sementara cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang terjadi di Dukuh Banjarsari, Desa Karangsambung, Kecamatan Karangsambung Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Imbasnya, satu unit rumah warga mengalami kerusakan berat hingga ambruk. Satu kepala keluarga terdampak dan satu orang dilaporkan mengungsi.

BPBD Kebumen bersama unsur terkait telah melakukan asesmen, koordinasi, serta penanganan awal di lokasi kejadian, termasuk kerja bakti bersama warga dan pemasangan rambu peringatan di titik rawan.