Kecelakaan Air: Dua Anak Digulung Ombak di Kebumen

Djamal SG
Kecelakaan air kembali terjadi di Kebumen. Dua anak dalam pencarian setelah tergulung ombak di Pantai Brecong. (dok BPBD Kebumen)

Insiden kecelakaan air terjadi pada pantai di Kebumen. Dua anak digulung ombak, Kamis (2/4/2026) pukul 14.30 WIB. Pencarian pada anak tersebut masih dilakukan.

Dikutip dari Instagram BPBD Kebumen, awalnya ada tiga anak dari Desa Banjurmukadan Buluspesantren yang berwisata di Pantai Brecong, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen. Ketiga anak itu adalah Regi Muliana (11), Nur Awali (11), Andika Rizki Maulana (11).

Ketiganya bermain di pantai. Mereka bergeser ke arah barat di perbatasan pantai Brecong dan Pantai Setrojenar. Saat berada di lokasi, tiba-tiba ada ombak besar yang menyeret ketika bocah itu ke tengah laut.

Saat kejadian itu, Regi Muliana diselamatkan oleh seorang pemancing di sekitar lokasi kejadian. Namun, dua bocah lainnya yakni Nur Awali dan Andika Rizki Maulana hilang dan masih dalam pencarian.

Tim gabungan yang terdiri atas BPBD Kebumen, Basarnas Cilacap, Polsek dan Koramil Buluspesantren telah melakukan upaya pencarian dan koordinasi di lokasi kejadian.

Insiden Kecelakaan Air

Insiden kecelakaan air beberapa kali terjadi dalam beberapa waktu belakangan di Kebumen. Pada 22 Maret 2026, di Pantai Karangbolong ada satu wisatawan yang meninggal dunia karena terbawa ombak ke tengah laut.

Baca juga  Guru Dituntut Beradaptasi dengan Teknologi, Wagub Taj Yasin: Belajar Tidak Pernah Selesai

Pada 23 Maret 2026, wisatawan asal Brebes juga meninggal dunia setelah tergulung ombak di Pantai Pecaron Kecamatan Ayah. Pada 23 Maret 2026, nelayan asal Banjarnegara terseret ombak di Pantai Suwuk, Kecamatan Puring. Nelayan tersebut meninggal dunia. Pada 29 Maret 2026, wisatawan meninggal dunia seteleh terseret ombak di Pantai Watubale Kecamatan Ayah.