Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Jateng > Dikemudikan Sopir Cadangan, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan Bus Cahaya Trans di Tol Krapyak
Jateng

Dikemudikan Sopir Cadangan, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan Bus Cahaya Trans di Tol Krapyak

Budi Pekerti
Terakhir diperbarui: 22 Desember 2025 16:51
Budi Pekerti
Membagikan
Po cahaya trans
Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo memberi keterangan terkait kecelakaan bus Cahaya Trans di Semarang. Kini PO Cahaya Trans beroperasi sementara pasca musibah tersebut. (Foto: Humas Polda Jateng)
Membagikan

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menegaskan polisi masih melakukan penyelidikan mengenai penyebab kecelakaan bus Cahaya Trans di Tol Krapyak, Kota Semarang, Senin (22/12/2025) dini hari. Seluruh korban meninggal dan luka-luka akibat kecelakaan bus Cahaya Trans juga mendapatkan penanganan dan pelayanan secara tepat dan mengedepankan empati. Saat kecelakaan terjadi bus Cahaya Trans juga dikemudikan sopir cadangan.

Contents
  • 16 Penumpang Meninggal Dunia
  • Bus Cahaya Trans Dikemudikan Pengemudi Cadangan
  • Korban Luka Bus Cahaya Trans Dirawat

Pernyataan tersebut disampaikan saat meninjau langsung Posko DVI di Kamar Jenazah RS Kariadi pada Senin (22/12/2025) pagi. Sebelumnya diberitakan telah terjadi kecelakaan tunggal yang dialami bus PO Cahaya Trans pada Senin (22/12/2025) dinihari pukul 00.45 WIB. Kecelakaan tersebut terjadi saat bus Cahaya Trans melaju tak terkendali dan menabrak pagar pembatas di Simpang Susun Krapyak Jalan Tol Dalam Kota Semarang.

16 Penumpang Meninggal Dunia

Kecelakaan tersebut mengakibatkan 16 penumpang meninggal dunia dan 17 dirawat karena mengalami luka-luka. 15 orang meninggal di lokasi dan 1 orang meninggal saat menjalani perawatan medis di RS Tugu.Seluruh korban tewas saat ini dalam proses pemulasaraan jenazah dan identifikasi oleh Tim DVI Biddokkes Polda Jawa Tengah di kamar jenazah RSUD Kariadi Kota Semarang. Sedangkan 17 korban luka dirawat di tiga rumah sakit berbeda yaitu RS Tugu, RS Colombia, dan RS Elisabeth Semarang.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya korban dalam peristiwa kecelakaan tersebut, peristiwa ini menjadi keprihatinan bersama.” ujar Kapolda Jawa Tengah.

Baca juga  Jenderal Maruli ke Kebumen, Ini 2 Agendanya

 

Bus Cahaya Trans Dikemudikan Pengemudi Cadangan

Ia menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun dari petugas di lapangan, kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas tunggal yang dialami Bus PO Cahaya Trans yang sedang menempuh perjalanan dari Bogor menuju Yogyakarta. Dari hasil pengecekan awal, pengemudi bus Cahaya Trans merupakan pengemudi cadangan dan dalam kondisi selamat.

“Saat ini pengemudi telah diamankan petugas untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, sementara penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian,” jelasnya.

Kapolda juga menyampaikan penanganan pascakejadian yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Kecelakaan tersebut saat ini ditangani oleh Unit Laka Polrestabes Semarang dibantu oleh Ditlantas Polda Jateng.

Biddokkes Polda Jateng juga bergerak cepat dengan menurunkan tim medis, tim evakuasi, serta Tim Disaster Victim Identification (DVI). Tim DVI juga mendirikan posko pelayanan bagi keluarga korban meninggal dunia di RSUD dr Kariadi sebagai pusat informasi dan pendampingan selama proses identifikasi berlangsung.

“Saat ini Tim DVI sedang melakukan proses identifikasi secara menyeluruh melalui metode post mortem dan ante mortem secara cermat dan profesional. Hal ini untuk memastikan ketepatan identitas sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga,” lanjutnya.

Korban Luka Bus Cahaya Trans Dirawat

Sementara itu, para korban luka-luka mendapatkan perawatan medis di sejumlah rumah sakit rujukan, yakni RS Tugu, RS Columbia, dan RS Elisabeth Semarang. Penanganan medis dilakukan sesuai dengan tingkat cedera masing-masing korban, dengan pendampingan petugas guna memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal dan manusiawi.

“Seluruh biaya pengobatan bagi korban luka-luka akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Polda Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan pihak rumah sakit berkomitmen membantu proses identifikasi hingga pemulangan jenazah ke kediaman masing-masing. Kami juga berkoordinasi dengan Jasa Raharja untuk memastikan seluruh korban mendapatkan santunan sesuai ketentuan,” jelas Kapolda.

Baca juga  Bus Cahaya Trans Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang , 15 Penumpang Meninggal Dunia

Di akhir keterangannya, Kapolda mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara dan memanfaatkan pos pelayanan, pos pengamanan, dan pos kesehatan yang telah disiapkan selama masa libur Natal dan Tahun Baru.

“Utamakan keselamatan dalam berkendara. Kami telah siapkan 365 pos pengamanan, pos pelayanan dan pos kesehatan yang tersebar di rest area, tempat wisata dan pusat keramaian masyarakat lainnya. Kami menghimbau seluruh masyarakat dan pengguna jalan untuk memanfaatkan seluruh pos guna beristirahat, memeriksa kondisi kendaraan, serta menjaga kebugaran fisik selama perjalanan,” tandas Kapolda.

Adapun daftar identitas korban tewas dan luka akibat kecelakaan bus di Simpang Susun Krapyak sebagai berikut (Meninggal Dunia/MD 16 orang, Luka Ringa/ LR 17 orang) :

 

RS Kariadi (15 MD) :

1. Sadimin, 57 th, Laki-laki

2. Srihono, 53 th, Laki-laki

3. Listiana, 44 th, Perempuan

4. Sugimo, 62 th, Laki-laki

5. Haryadin, 43 th, Laki-laki

6. Mutia Citra, 19 th, Perempuan

7. Saguh, 62 th, Laki-laki

8. Wahyu Eko, 26 th, Laki-laki

9. Erna Peni, 53 th, Perempuan

10. Yanto, 47 th, Laki-laki

11. Anis Munandar, 36 th, Laki-laki

12. Noviani, 31 th, Perempuan

Baca juga  PLN Indonesia Power UBP Mrica Sabet Penghargaan ASEAN Renewable Energy Project Award 2025

13. Dwi Rahayu, 47 th, Perempuan

14. Anih, 56 th, Perempuan

15. Ngatiyem, 48 th, Perempuan

 

RS Tugu : (1MD, 8 LR)

16. Perempuan (Tanpa Identitas)

17. Gilang Ihsan Faruq, 21 th, Laki-laki, Komplek PJKA 01/01 Tarok Dipo Guguak Panjang, Bukittinggi

18. Purwoko, 49 th, Laki-laki, Kebur Lor 02/11 Argomulyo, Cangkringan, Sleman

19. Robi Sugianto, 50 th, Laki-laki, DK Tengah 01/02 Kalisumur, Bumiayu, Brebes

20. Ardi Nata Triguna, 28 th, Laki-laki, Komplek DIT Bekang RT 02 RW 07 Cibinong

21. Setiyadi Sarwono, 66 th, Laki-laki, Lodalang RT 02 RW 08 Siswodilarang, Boyolali

22. Marno, 29 th, Laki-laki, Cibadak RT 01 RW 04, Bogor

23. Nyi Mas Jihan, 26 Perempuan, Cibinong, Bogor

24. Rujianti, 54, Perempuan, Juwiring, Klaten

 

RS Colombia : (6 LR)

25. Rafi Abdurahman, 19 th, Laki-laki, Cluster Lestari Ciputat RT 04 RW 06

26. Karnoto, 31 th, Laki-laki, Jatirejo RT 02 RW 15 Kragitan, Klaten

27. Hafis Ahmad, 19 th, Laki-laki, Dusun Binasi RT 00 RW 00 Talawi Mudiak, Kota Batu

28. Parwono, 57 th, Laki-laki, Talesan RT 03 RW 01 Purwantoro, Wonogiri

29. Prisma Andika, 32 th, Laki-laki, Gadung Mlati RT 01 RW 10 Kajoran, Klaten Selatan

30. Ahmad Purnomo, , Laki-laki, Kaliwungu, Ungaran

 

RS Elizabeth : (3 LR)

31. Hakeem Myrnago, 30 th, Laki-laki

32. Aulia Penaya, 27 th, Perempuan

33. Mahija Ketara, 28 th

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:bus cahaya transtol krapyak
Artikel Sebelumnya Kilang Cilacap Kilang Cilacap Tegaskan Bela Negara Lewat Keselamatan Operasi
Artikel Selanjutnya Pojok sehat cilacap Cek Kesehatan Tak Perlu Jauh, Kini Ada ‘Pojok Sehat’ di Lingkungan Setda Cilacap!
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Pendaki
Jateng

Pendaki Syafiq Sudah Meninggal Dunia Sejak 15 Hari Sebelum Ditemukan

Oleh Budi Pekerti
Bantuan mahasiswa terdampak banjir
BeritaJatengNasional

Gubernur Jateng Penuhi Janjinya, 162 Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera Terima Bantuan

Oleh Syarif TM
Restorative Justice
BeritaJateng

Dana Desa Rawan Disalahgunakan, Ahmad Luthfi Perluas Rumah Restorative Justice

Oleh Nestya Zahra
Wagub Jateng dan caon investor air bersih asal China
EkonomiJateng

Air Bersih Boyolali Jadi Rebutan Investor China, Wagub Jateng Angkat Bicara

Oleh Nestya Zahra
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?