Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 diprediksi akan memunculkan mobilitas warga. Diprediksi di masa liburan itu akan banyak yang berpergian. Apalagi libur Nataru saat ini berbarengan dengan libur sekolah.
Pemkab Kebumen memprediksi bahwa di masa libur Nataru akan terjadi arus padat dua kali. Sekda Kebumen Edi Rianto, menjelaskan, pergerakan massa diprediksi terjadi. Puncak arus Natal diperkirakan pada 24–25 Desember 2025, sementara puncak arus Tahun Baru diprediksi pada 3–4 Januari 2026.
Sekda mengatakan, untuk mengantisipasi kemacetan, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) akan menyiagakan Posko Angkutan Nataru mulai 23 hingga 31 Desember 2025.
“Kami menyebar personel di empat titik pos utama, yakni Pos Terpadu Alun-alun Pancasila, Tim Patroli Mobile, Pos Gombong, dan Pos Ambal di jalur lintas selatan-selatan (JJLS). Keberadaan pos ini untuk memastikan distribusi logistik lancar dan penguraian kemacetan di titik rawan dapat dilakukan dengan cepat,” ujar Edi Rianto saat acara High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Rapat Koordinasi Forkopimda di Mexolie Hotel, Jumat (19/12/2025). .
Sekda mengatakan, sektor pariwisata juga menjadi perhatian. Sebab, kemungkinan besar aka nada pelancong yang berwisata di Kebuman semasa libur Nataru. Dia mengatakan, lima destinasi utama, termasuk Pantai Mliwis dan Goa Jatijajar, diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung.
Arahan Bupati terkait Libur Nataru
Sementara, dalam arahannya, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menekankan pentingnya keamanan dan kenyamanan masyarakat. Apalagi saat ini adalah masa yang diprediksi akan terjadi cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi yang membayangi akhir tahun.
“Saya meminta Kepala Dinas PUPR memastikan kondisi jalan benar-benar aman untuk dilalui. Selain infrastruktur, sektor kesehatan juga harus siaga 24 jam. Pak Iwan (Kepala Dinkes), rumah sakit dan puskesmas harus standby melayani masyarakat,” kata Bupati Lilis.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.







