Pencarian Pendaki Tektok Hilang di Gunung Slamet Berakhir, Pencarian Mandiri Dilakukan

Budi Pekerti
Rute pencarian pendaki hilang di Gunung Slamet. (Foto :Dok Tim SAR)

Pencarian  Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki tektok asal Magelang yang dilaporkan hilang di Gunung Slamet, telah berakhir. Setelah seminggu lebih harap dan doa, upaya SAR resmi dihentikan dan dialihkan ke pemantauan sejak Rabu, 7 Januari 2026.

Operasi SAR Dilakukan Sepekan

Petugas Posko Pendakian Dipajaya, Kabupaten Pemalang, Aris Priyono membenarkan hal tersebut. Menurut informasi,  selama lebih dari sepekan, lebih dari 80 relawan dari berbagai unsur menyusuri jalur-jalur terjal, hutan lebat, dan cuaca yang tak menentu. Langkah demi langkah ditempuh demi satu tujuan: menemukan Syafiq. Namun hingga hari terakhir operasi, tanda keberadaannya belum juga terjawab.

Walau pencarian resmi telah ditutup, harapan itu belum sepenuhnya padam. Sejumlah relawan masih memilih bertahan dan melanjutkan pencarian dengan cara mandiri. Di balik keterbatasan, mereka berjalan membawa keyakinan bahwa setiap usaha, sekecil apa pun, tetap berarti.

Pendaki Hilang di Jalur Dipajaya Pemalang

 

Syafiq Ridhan Ali Razan (18), warga Kramat Utara, Magelang Utara, dinyatakan hilang saat mendaki Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Baca juga  Penambangan Gunung Slamet Cerminan Kegagalan Politik Hukum Sumber Daya Alam

Saat kejadian, Syafiq mendaki bersama Himawan Choidar Bahran, warga Secang, Magelang. Keduanya memulai pendakian pada Jumat (27/12).Himawan berhasil ditemukan tim SAR pada Selasa (30/12/2025), sedangkan Syafiq belum ditemukan.

Pencarian Sempat Dilanjutkan

Pencarian sempat  dilanjutkan. Namun hingga hari Senin 29 Desember survivor belum juga kembali ke bascamp dan pihak Bascamp Dipajaya memberangkatkan personil untuk melakukan pencarian dan menemukan teman survivor di pos 9 pada hari Selasa sekira pukul 06.30 WIB. Dari keterangan Himawan, Syafiq pergi mencari bantuan karena himawan mengalami cidera kaki.