Basarnas Kantor SAR Cilacap bersama tim SAR gabungan memasuki hari ke lima pencarian terhadap seorang nelayan pencari ubur-ubur yang terhantam gelombang tinggi di Pantai Tegalretno Kabupaten Kebumen, Jumat (28/11/2025).
Rowidin, selaku koordinator pencarian menyebutkan dini hari tadi pukul 02.00 wib, tim SAR gabungan mendapatkan informasi dari PMI Purworejo dan warga sekitar Pantai Mlarangan Asri Kulonprogo menemukan jenazah terdampar di tepi pantai dengan ciri-ciri yang sesuai dengan survivor yang hilang di Pantai Tegalretno. Jenazah langsung dibawa ke RSUD Wates untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Diketahui survivor bernama Sairin (50) asal Karangduwur Rt 01 Rw 03 Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen pergi mencari ubur-ubur pada Senin (24/11) siang bersama 1 rekannya di perairan Pantai Tegalretno. Namun nahas, perahu yang digunakannya terkena gelombang sehingga keduanya jatuh. Rekan survivor berhasil menyelamtkan diri dengan menepi ke pinggir pantai dibantu oleh nelayan lainnya, sementara survivor terbawa arus sehingga dilakukan pencarian.
Selama dilakukan pencarian, tim SAR gabungan melakukan penyisiran dengan membagi menjadi 4 SRU. SRU 1 penyisiran di permukaan air menggunakan jukung milik SAR Lawet Perkasa, SRU 2 penyisiran menggunakan LCR, SRU 3 dan 4 penyisiran darat.
“Setelah dilakukan pengecekan, keluarga membenarkan bahwa jenazah yang ditemukan di Pantai Mlarangan Asri tersebut adalah Sairin. Dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan pemulasaraan. Dengan telah ditemukannya survivor, maka operasi SAR dinyatakan selesai. Dan seluruh unsur yang terlibat dapat kembali ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terimakasih”, tutup Rowidin.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!





