Senegal kehilangan trofi ajang sepak bola Piala Afrika 2025 setelah banding dari Maroko dikabulkan. Otoritas sepak bola Afrika pada 17 Maret 2026 memutuskan trofi Piala Afrika 2025 menjadi milik Maroko.
Drama ini bermula dari final Piala Afrika 2025 yang berlangsung pada awal 2026 lalu. Saat itu final mempertemukan Senegal melawan Maroko. Kemudian di menit 90-an, Maroko mendapatkan penalti. Atas keputusan wasit tersebut para pemain Senegal walk out alias keluar dari lapangan.
Salah satu pemain Senegal yakni Sadio Mane meyakinkan koleganya untuk kembali ke lapangan dan bertanding. Para pemain Senegal walk out sampai 17 menit.
Akhirnya para pemain Senegal mau kembali ke lapangan. Maroko mendapatkan penalti yang dieksekusi oleh Brahim Diaz. Tapi pemain Real Madrid itu gagal mencetak gol sehingga kedudukan tetap 0-0. Karena itu, laga berlanjut ke babak tambahan waktu.
Di babak tambahan waktu, Senegal mampu mencetak satu gol dan laga berakhir dengan kemenangan Senegal 1-0.
Maroko Protes
Setelah laga usai dengan Senegal sebagai juara, Maroko melakukan protes. Protes Maroko adalah, para pemain Senegal walk out sampai 15 menit adalah pelanggaran serius. Atas protes Maroko, otoritas sepak bola Afrika menerimanya pada 17 Maret 2026.
Otoritas sepak bola Afrika menilai bahwa apa yang dilakukan Senegal telah melanggar regulasi. Kemudian, otoritas sepak bola Afrika memberikan kemenangan 3-0 bagi Maroko di final itu. Dengan begitu, maka Senegal dinilai walk out.
Ada kemungkinan keputusan ini akan mendapatkan perlawanan dari Senegal. Mereka tentu tidak terima trofi dicabut sedemikian rupa.




