Sebelum Piala Dunia 2026 digelar, salah satu diskusi di Brasil adalah keberadaan Neymar. Ada yang meminta sang pemain tetap masuk skuad Brasil. Tapi ada juga yang realistis agar Neymar tak dipaksakan masuk skuad.
Diketahui, Neymar adalah legenda Brasil. Dia adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi timnas Brasil dengan 79 gol. Tapi harus diakui bahwa Neymar tak lagi muda. Dia sudah berusia 34 tahun. Belakangan dia juga didera cedera.
Pada akhirnya pelatih Brasil Carlo Ancelotti memasukkan Neymar di skuad. Tapi di laga perdana melawan Maroko pada Minggu (13/6/2026) mulai pukul 05.00 WIB, Neymar tak bakal main karena cedera. Belakangan pemain ini memang sering cedera. Bahkan saat di Arab Saudi dia lebih banyak menghabiskan waktu dengan cederanya daripada bermain.
Tantangan Skuad Brasil Tanpa Neymar
Kini dengan tanpa Neymar, akan jadi tantangan tersendiri bagi skuad Brasil. Di satu sisi tentu ada atau tidaknya Neymar, Brasil akan berusaha sekuat tenaga. Di sisi lain ketika Neymar tak ada juga bisa jadi parameter sejauh mana pemain lain memberikan dampak dan kemenangan pada Brasil.
Karena Neymar tak ada, maka pemain seperti Vinicius, Raphinha, dan Lucas Paqueta bisa jadi andalan bagi Carlo Ancelotti untuk membangun kreativitas. Tanpa Neymar juga jadi tantangan bagi pemain senior seperti Casemiro dan Marquinhos untuk mengambil alih kendali mengasuh pemain yang lebih muda.
Maroko Bukan Lawan Gampang
Maroko tentu bukan lawan gampang. Maroko memiliki pemain seperti Achar Hakimi, Brahim Diaz, kiper Yassine Bono dan nama lainnya. Mereka adalah pemain yang pernah atau sedang main di Eropa. Mereka memiliki pengalaman segudang di Eropa.
Belum lagi, Maroko tentu ingin mengulang memberikan kejutan pada dunia seperti pada 2022. Saat Piala Dunia 2022, Maroko mampu masuk semifinal. Bahkan, dalam perjalanannya Maroko mampu mengalahkan Belgia, Spanyol, dan Portugal.
Maka, Brasil harus waspada dengan Maroko saat ini. Jika Brasil tak waspada, bisa saja mereka akan terpeleset di hadapan Achraf Hakimi dkk.



