Drama PSCS Cilacap belakangan ini memuncak. Tim kebanggaan warga Cilacap tersebut absen dari Liga 4 Jawa Tengah (Jateng). Dari nama-nama pendaftar Liga 4 Jateng yang beredar di dunia maya, tak ada nama PSCS. Bahkan sampai pendaftaran ditutup tak ada nama PSCS Cilacap.
Absennya PSCS Cilacap ini seperti puncak drama yang tersaji belakangan ini. Pertama ada rumor terkait nasib pemain yang seakan tak diurus. Hingga kemudian Direktur Utama PSCS Suhud secara mendadak mengundurkan diri.
Mundurnya Suhud kemudian direspon oleh manajemen PSCS. CEO PSCS Cilacap Fanny Irawatie menilai Suhud tidak bertanggung jawab karena mundur ketika kompetisi pun belum dimulai. PSCS dalam tahap persiapan jelang Liga 4 Jateng.
Kemudian drama kedua terjadi ketika upaya untuk membeli PSCS gagal. Jadi, akuisisi PT PSCS yang selama ini diperjuangkan oleh tim BBR Cilacap bersama tokoh masyarakat serta kelompok suporter. Namun akuisisi itu gagal. Sebab, pemilik saham PSCS melakukan keputusan secara sepihak mendadak.
Dari situasi ini, makin membuat PSCS limbung. Di media sosial, sudah beredar jika para pemain PSCS dipulangkan. Yang saat itu seperti menegaskan bahwa PSCS memang akan absen dari Liga 4 Jateng. Sampai akhirnya memang jadi kenyataan PSCS absen dari Liga 4 Jateng.
PSCS Cilacap Turun Drastis
Menyimak perjalanan PSCS dalam tiga musim belakangan memang sangat memprihatinkan. PSCS selama ini dikenal sebagai tim yang kokoh di Liga 2. Bahkan saat Liga 2 ditiadakan karena sanksi FIFA pada 2016, PSCS mampu juara ISC B.
Dua musim lalu, PSCS masih di Liga 2. Tapi karena situasi yang dialami Kalteng United membuat PSCS terdampak. PSCS kemudian degradasi ke kasta ketiga yakni Liga Nusantara. Musim lalu PSCS main di Liga Nusantara.
Sebenarnya PSCS memiliki kans besar untuk bertahan di Liga Nusantara. Asalkan di laga terakhir tak kalah dari Persiba Bantul. Tapi PSCS malah kalah dari Persiba dan akhirnya PSCS terdegradasi ke Liga 4. Kini, PSCS malah absen dari Liga 4.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.





