Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Risalah > 7 Tanda Pemimpin Berwibawa di Akhir Zaman
Risalah

7 Tanda Pemimpin Berwibawa di Akhir Zaman

Bahron Ansori
Terakhir diperbarui: 3 Desember 2025 08:54
Bahron Ansori
Membagikan
Pemimpin berwibawa
Pemimpin berwibawa di akhir zaman bukanlah pemimpin yang hanya kuat suara, tetapi kuat akhlak dan iman.(Sumber: Freepik.com)
Membagikan

Pemimpin berwibawa di akhir zaman bukanlah pemimpin yang hanya kuat suara, tetapi kuat akhlak dan iman. Wibawa sejati tidak muncul dari pakaian atau pangkat, tetapi dari keteguhan hati dalam memegang kebenaran.

Contents
  • Berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Sunnah
  • Kemampuan menjaga diri dari dosa dan maksiat
  • Berani mengatakan kebenaran di hadapan siapapun, meski kebenaran itu pahit
  • Mampu berlaku adil, meski situasi penuh tekanan
  • Rendah hati, meski ia memiliki kekuasaan besar
  • Mencintai rakyatnya dan peduli dengan penderitaan mereka
  • Mampu menjaga stabilitas emosi dan tidak mudah meledak marah

Rasulullah SAW bersabda bahwa di akhir zaman akan muncul fitnah yang membuat hati manusia mudah bergoncang. Karena itu, pemimpin yang mampu berdiri kokoh di tengah fitnah adalah pemimpin yang benar-benar berwibawa.

Berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Sunnah

Ia tidak menjadikan hawa nafsu sebagai pedoman, tetapi menjadikan wahyu sebagai kompas hidupnya. Allah berfirman dalam QS. Al-Maidah: 49 agar umat menegakkan hukum Allah dan tidak mengikuti hawa nafsu. Pemimpin yang hidup dengan pedoman wahyu akan memiliki wibawa yang tidak bisa ditandingi siapapun.

Pemimpin yang mengikuti wahyu akan selalu membawa ketenteraman bagi rakyatnya. Keputusannya menenangkan, kebijakannya menyejukkan, dan nasihatnya memberi cahaya. Ulama mengatakan bahwa pemimpin yang dekat dengan Al-Qur’an akan diberi cahaya dalam tutur kata dan tindakan. Cahaya itulah yang membuat wibawanya melampaui batas-batas dunia.

Baca juga  9 'Benteng' agar Tak Terseret Arus Fitnah Zaman

Kemampuan menjaga diri dari dosa dan maksiat

Di akhir zaman, maksiat semakin mudah, fitnah semakin memikat, dan godaan semakin kuat. Rasulullah SAW bersabda bahwa orang yang mampu menahan diri dari syubhat di akhir zaman mendapatkan pahala seperti orang yang beramal di masa pertama Islam. Pemimpin yang mampu menjaga dirinya akan dihormati karena keteguhannya, bukan karena pangkatnya.

Menjaga diri dari maksiat membuat pemimpin memiliki hati yang bersih dan pandangan yang jernih. Ia tidak mudah tertipu oleh dunia, tidak mudah tergoda oleh jabatan, dan tidak mudah dibeli oleh harta. Imam Al-Ghazali mengatakan bahwa pemimpin yang jatuh pada maksiat akan kehilangan wibawanya di depan manusia dan Allah. Karena itu, menjaga diri adalah fondasi wibawa yang tidak bisa digantikan.

Berani mengatakan kebenaran di hadapan siapapun, meski kebenaran itu pahit

Rasulullah SAW menyebutkan bahwa jihad terbaik adalah berkata benar di hadapan penguasa zalim. Ini menunjukkan bahwa keberanian moral adalah tanda pemimpin istimewa di akhir zaman. Rakyat akan menghormati pemimpin yang tidak takut membela kebenaran.

Baca juga  UAS Safari Dakwah di Alun-alun Cilacap, Jamaah Membludag

Keberanian seperti ini tidak muncul dalam semalam, tetapi lahir dari hati yang penuh iman. Pemimpin harus siap menanggung risiko kritik dan ketidaksukaan manusia ketika ia memilih jalan kebenaran. Namun, Allah mencintai hamba yang lebih takut kepada-Nya daripada kepada manusia. Di sinilah letak wibawa paling tinggi.

Mampu berlaku adil, meski situasi penuh tekanan

QS. An-Nisa: 135 memerintahkan agar kita menjadi saksi yang adil, bahkan jika itu melawan diri sendiri atau keluarga. Pemimpin adil adalah pemimpin yang membuat rakyat merasa terlindungi. Keadilan membuat pemimpin dihormati bukan karena jabatan, tetapi karena integritasnya.

Adil berarti berani memutuskan sesuatu tanpa dipengaruhi kepentingan pribadi. Ia menjaga amanah dengan ketelitian dan hati-hati dalam setiap keputusan. Umar bin Khattab berkata, “Keadilan lebih kuat dari seribu tentara.” Karena itu, pemimpin yang adil akan memiliki wibawa yang tidak pernah pudar.

Rendah hati, meski ia memiliki kekuasaan besar

Kerendahan hati adalah mahkota bagi pemimpin, bukan kelemahan. Allah mencintai orang-orang yang rendah hati, sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Furqan: 63. Pemimpin rendah hati membuat rakyat merasa dekat, bukan takut.

Kerendahan hati membuat pemimpin mampu menerima nasihat dari siapapun. Ia tidak merasa paling benar dan tidak terjebak dalam kesombongan jabatan. Imam Malik berkata bahwa ilmu itu akan hilang jika pemimpin merasa tidak butuh nasihat. Karena itu, kerendahan hati adalah sumber wibawa yang sulit ditemukan di akhir zaman.

Baca juga  Ternyata Ada Amalan Ringan yang Bisa Membawa Manusia Masuk ke Surga

Mencintai rakyatnya dan peduli dengan penderitaan mereka

Pemimpin seperti ini tidak tidur nyenyak ketika rakyatnya kelaparan atau kesulitan. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang tidak peduli dengan urusan umat, maka ia bukan bagian dari umat beliau. Rakyat akan mencintai pemimpin yang hatinya penuh kasih sayang.

Pemimpin yang peduli akan turun langsung melihat kondisi rakyatnya, bukan hanya menerima laporan. Ia mendengar keluhan, menenangkan hati yang gelisah, dan mengusahakan jalan keluar. Sejarah mencatat bahwa pemimpin besar selalu dekat dengan rakyatnya. Kepedulian adalah wibawa yang tumbuh dari kasih sayang.

Mampu menjaga stabilitas emosi dan tidak mudah meledak marah

Rasulullah SAW menegaskan bahwa orang kuat bukan yang menang bergulat, tetapi yang mampu menahan amarahnya. Di akhir zaman yang penuh provokasi, pemimpin yang tenang adalah pemimpin yang disegani. Ketegasan yang tenang dan sabar melahirkan wibawa yang mengakar dalam hati manusia.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:pemimpin berwibawa
Artikel Sebelumnya Wijayakusuma FC Liga 4 Jateng: Kans Wijayakusuma FC ke Babak Gugur Terbuka
Artikel Selanjutnya Pelantikan PKK Kecamatan Momentum HKG PKK 2025, Banjarnegara Kukuhkan 20 Ketua TP PKK Kecamatan
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Isra Miraj, siswa SRMP bersihkan Masjid
BanjarnegaraRisalah

Peringati Isra Miraj, Siswa SRMP 27 Banjarnegara Bersihkan Masjid, Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini

Oleh Syarif TM
Muslim
Risalah

Ironi Muslim Zaman Now: Fasih Bicara Agama Tapi Berat Melangkah ke Sajadah

Oleh Bahron Ansori
Sahabat nabi
Risalah

Darah Mengucur Dihajar Kaum Quraisy, Inilah Sosok Sahabat Nabi yang Nyalinya Tak Ciut Baca Al-Quran di Depan Ka’bah

Oleh Bahron Ansori
Kiamat
Risalah

‘Panggilan Cinta dari Langit’ untuk Kita yang Terlalu Sibuk dengan Dunia Padahal Kiamat Sudah di Depan Mata

Oleh Bahron Ansori
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?