Dua kejadian tanah longsor di tempat yang berbeda mengancam rumah warga. Pada Sabtu (27/12/2025) longsor terjadi di Desa Padureso, Kecamatan Padureso, Kabupaten Kebumen. Di beberapa hari sebelumnya, Senin (22/12/2025) longsor terjadi di Dukuh Susukan, Desa Depokrejo, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen.
Dikutip dari Instagram BPBD Kebumen disebutkan bahwa longsor di Padureso terjadi pada Sabtu (27/12/2025) pukul 04.00 WIB. Longsor itu dipicu hujan lebat dari pukul 15.00 WIB sampai 02.00 WIB. Dari longsor tersebut, empat rumah dan jalan poros Kalijering-Padureso terancam.
Longsor membuat jalan poros Kalijering-Padureso berpotensi makin tergerus. Empat rumah juga berpotensi kena dampak jika ada longsor susulan. Karena itu, warga diimbau untuk waspada menjauhi area yang berbahaya.
Tanah Longsor di Depokrejo
Sementara, tanah longsor di Depokreja sudah terjadi sepekan yang lalu yakni pada Senin (22/12/2025). BPBD Kebumen melakukan asesmen pada Minggu (28/12/2025). Dari asesmen itu diketahui bahwa longsor terjadi dipicu hujan deras.
Imbasnya, bantaran sungai Kedungbener mengalami longsor di bagian belakang rumah Sodimun dan M Soleh. Sehingga, longsoran mengancam bangunan rumah warga tersebut.
Sebagai langkah awal, warga setempat telah melakukan kerja bakti secara gotong royong untuk mengurangi potensi bahaya lanjutan. BPBD Kabupaten Kebumen bersama pemerintah desa terus melakukan koordinasi untuk tindak lanjut penanganan.
Kebutuhan mendesak yang diperlukan meliputi logistik kerja bakti serta karung plastik sebanyak 500 buah guna penanganan sementara dan mitigasi risiko lanjutan. BPBD Kabupaten Kebumen mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat intensitas hujan masih berpeluang tinggi dalam beberapa waktu ke depan.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.







