Polisi membubarkan perkumpulan sejumlah remaja yang diduga hendak melakukan aksi balap liar di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap. Langkah cepat ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya pada jam rawan malam hingga dini hari.
Polsek Cilacap Utara Antisipasi Balap Liar
Pembubaran dilakukan oleh jajaran Polsek Cilacap Utara pada Minggu (28/12) sekitar pukul 01.30 WIB. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Cilacap Utara, AKP Setiyo Nugroho, bersama sejumlah anggota patroli.
“Pada saat dilakukan pemeriksaan, para remaja mengaku hanya duduk-duduk dan mencari makan. Namun lokasi dan waktu berkumpulnya dinilai rawan dan berpotensi mengganggu ketertiban, sehingga kami lakukan pembubaran secara humanis,” ujarnya, Senin (29/12/2025).
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap para remaja dan kendaraan yang dibawa. Hasilnya, polisi tidak menemukan barang-barang berbahaya maupun barang terlarang seperti minuman keras atau narkoba.

Meski demikian, petugas mengamankan satu unit sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan serta tidak sesuai standar karena menggunakan knalpot brong.
“Kendaraan tersebut kami amankan karena melanggar aturan lalu lintas dan berpotensi menimbulkan kebisingan serta mengganggu kenyamanan masyarakat,” jelasnya.
Selain melakukan penindakan, polisi juga memberikan pembinaan kepada para remaja yang terlibat. Mereka diingatkan agar tidak mengulangi perbuatannya dan tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
AKP Setiyo Nugroho juga mengimbau para remaja untuk tidak keluar rumah hingga larut malam tanpa tujuan yang jelas. Ia meminta peran aktif orang tua untuk lebih mengawasi pergaulan dan aktivitas anak-anaknya.
“Kami berharap orang tua ikut peduli dan mengawasi anak-anaknya, terutama pada jam malam. Kegiatan patroli dan penertiban seperti ini akan terus kami lakukan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” pungkasnya.







