Rencana pembangunan Cilacap Citimall kembali menjadi sorotan di penghujung tahun setelah sempat molor selama beberapa tahun. Proyek pusat perbelanjaan yang digadang-gadang bakal menjadi ikon baru Kota Cilacap ini kembali mencuat seiring mulai terlihatnya aktivitas awal di lokasi proyek.
Harapan masyarakat agar pembangunan fisik sudah berjalan pada 2025 harus kembali tertunda. Meski demikian, persiapan lahan di kawasan Jalan Juanda mulai memunculkan optimisme baru. Di sisi lain, publik masih menanti kepastian, apakah proyek tersebut benar-benar akan segera masuk tahap konstruksi atau kembali tertahan oleh proses perizinan
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cilacap, Arida Puji Hastuti, memastikan proyek tersebut kini memasuki fase krusial, terutama pada penyelesaian dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
“Dokumen AMDAL sudah masuk ini akan kami koreksi dan mudah-mudahan bisa segera diterbitkan,” kata Arida, Rabu (31/12/2025).
Menurut Arida, apabila tidak ditemukan kendala berarti dalam proses evaluasi, seluruh perizinan utama ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Dengan demikian, pembangunan fisik Citimall Cilacap diharapkan bisa mulai berjalan pada awal tahun depan. “Mudah-mudahan secepatnya Januari sudah mulai pembangunan,” ujarnya.
Proyek Citimall Cilacap sendiri akan dibangun di atas lahan strategis di Jalan Juanda digadang menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi baru di Cilacap.
Citimall Cilacap dan Harapan Dampak Ekonomi
Di tengah rekam jejak jadwal yang kerap mundur, akhir tahun ini menjadi momentum penting sekaligus ujian bagi proyek tersebut. Kepastian perizinan menjadi kunci, apakah Citimall Cilacap benar-benar akan beranjak dari sekadar wacana dan janji, menuju pembangunan nyata yang telah lama dinanti masyarakat.
Selain diharapkan menjadi ikon baru kota, proyek ini juga diproyeksikan memberi dampak ekonomi signifikan. Pemerintah daerah menilai keberadaan Citimall Cilacap berpotensi menggerakkan sektor perdagangan, jasa, serta mendukung pertumbuhan UMKM lokal.
Tak hanya itu, proyek ini juga diprediksi menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Sejak tahap konstruksi hingga operasional penuh, sekitar 1.000 tenaga kerja lokal diperkirakan akan terserap di berbagai sektor, mulai dari konstruksi, ritel, hingga layanan pendukung lainnya.
Kini, publik menanti realisasi janji tersebut. Apakah awal 2026 akan menjadi titik balik pembangunan Citimall Cilacap, atau justru menambah daftar panjang penantian warga. Waktu dan penyelesaian perizinan akan menjadi penentu.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







