Pemerintah Kabupaten Cilacap resmi membuka gelaran Cilacap Economy Creative Week Tahun 2026 di Alun-alun Cilacap, Jumat (19/6) pagi. Mengusung tema “Kembang Setaman: The Bloom of Diversity”, ajang ini dirancang sebagai wadah bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pegiat ekonomi kreatif untuk mempromosikan karya terbaik mereka.
Rangkaian acara yang berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Juni 2026 ini, diawali secara meriah dengan kegiatan senam bersama masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Cilacap, Budi Narimo, menjelaskan bahwa tema “Kembang Setaman” menggambarkan indahnya keberagaman yang tumbuh secara harmonis. Konsep tersebut sengaja diangkat untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku industri kreatif dalam memperkenalkan dan memasarkan produknya.
“Semoga acara ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan, serta memacu semua komunitas dan pelaku ekonomi kreatif untuk maju bersama,” ujar Budi dalam laporannya.
Selama akhir pekan, Alun-alun Cilacap akan diramaikan oleh pameran stan dari 50 pelaku UMKM dan ekonomi kreatif terpilih. Tak hanya pameran produk, panitia juga menyuguhkan beragam hiburan menarik bagi pengunjung, mulai dari pentas seni, stand-up comedy, pertunjukan teatrikal, lomba mewarnai, unjuk bakat Mas Mbak Cilacap, hingga panggung musik band dan keroncong.
Pendorong Ekonomi Daerah
Sektor ekonomi kreatif kini menjadi salah satu pilar strategis dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui inovasi, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi, para pelaku usaha dinilai mampu membuka lapangan kerja baru sekaligus memperkuat identitas serta daya saing Kabupaten Cilacap.
Hal senada diungkapkan oleh Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Annisa Fabriana. Ia berharap ajang ini dapat menjadi media promosi yang efektif sekaligus wadah kolaborasi dan bertemunya ide-ide segar antar-pelaku usaha.
“Saya harap Cilacap Economy Creative Week bisa menjadi agenda tahunan yang senantiasa dinantikan oleh masyarakat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi daya tarik baru yang mendatangkan wisatawan dari luar daerah, sehingga berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Kabupaten Cilacap,” pungkas Annisa.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.



