Kemenangan meyakinkan Wijayakusuma FC atas ISP Purworejo pada laga pembuka Liga 4 Jawa Tengah Grup G menjadi sinyal kembalinya gairah sepakbola di Cilacap. Bermain di Stadion Wijayakusuma, Sabtu (3/1/2026), tim tuan rumah tampil dominan dan menutup pertandingan dengan skor 3-0 meski harus bermain di bawah guyuran hujan.
Sejak peluit awal dibunyikan, Wijayakusuma FC menunjukkan intensitas tinggi. Dukungan suporter yang memadati stadion turut memberi energi tambahan bagi para pemain untuk tampil agresif dan disiplin sepanjang pertandingan. Gol demi gol yang tercipta tak hanya memastikan tiga poin perdana, tetapi juga menghadirkan kembali suasana kompetisi yang telah lama dinanti masyarakat.
Bagi warga Cilacap, laga tersebut lebih dari sekadar pertandingan pembuka musim. Antusiasme terlihat jelas dari respons penonton yang memenuhi tribun, menandakan kerinduan akan tontonan sepakbola kompetitif di daerah tersebut mulai terobati.
Pecinta sepakbola Cilacap, Ekanto Wahyuning Santoso, menyebut kemenangan ini membawa harapan baru bagi perkembangan sepakbola lokal. Menurutnya, hasil positif di laga awal menjadi modal penting untuk menumbuhkan kembali kepercayaan publik terhadap tim kebanggaan daerah
“Saya sebagai pecinta bola di Cilacap memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Wijayakusuma FC. Di tengah hujan lebat dan tantangan yang luar biasa, mereka bisa membuktikan kualitasnya dengan kemenangan 3-0,” kata Ekanto, Senin (5/1/2026).
Menurut Ekanto, kemenangan perdana ini terasa sangat spesial karena hadir di saat sepakbola Cilacap sempat diliputi kekecewaan. Polemik yang terjadi di tubuh PSCS Cilacap hingga berujung pada kegagalan mengikuti Liga 4 membuat publik nyaris kehilangan wakil di kompetisi resmi tingkat provinsi.
“Wijayakusuma FC ini secara tidak langsung menutup rasa malu Cilacap yang hampir saja terjadi karena PSCS tidak bisa hadir. Paling tidak sekarang nama Cilacap tetap dibawa dan diperjuangkan di Liga 4 Jawa Tengah,” ujarnya.
Ekanto juga memberikan apresiasi kepada para pendiri, pemilik, serta tokoh sepakbola yang berada di balik layar berdirinya Wijayakusuma FC. Ia menilai keberanian dan keseriusan manajemen tim patut diapresiasi karena mampu menghadirkan klub yang kompetitif dalam waktu relatif singkat.
Lebih lanjut, Ekanto berharap kemenangan ini menjadi awal yang baik bagi langkah Wijayakusuma FC ke depan. Ia mendorong agar Pemerintah Kabupaten Cilacap, khususnya bupati dan wakil bupati, dapat memberikan dukungan nyata, baik secara moril maupun materiil.
“Harapannya tentu ada dukungan dari pemerintah daerah. Dengan dukungan masyarakat, doa bersama, dan support dari pemkab, bukan tidak mungkin Wijayakusuma FC bisa lolos dari Liga 4 dan naik ke Liga 3,” tuturnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat Cilacap untuk terus memberikan dukungan kepada Wijayakusuma FC agar konsistensi tim tetap terjaga sepanjang kompetisi. “Mari kita bersatu mendukung Wijayakusuma FC sebagai bentuk kecintaan kita terhadap sepakbola Cilacap,” pungkas Ekanto.
Kemenangan meyakinkan di laga perdana ini pun menjadi sinyal kuat bahwa Wijayakusuma FC siap menjadi harapan baru sepakbola Cilacap di level regional.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







