Setelah salah satu pemain di Liga 4 Jatim disanksi seumur hidup, kini giliran salah satu pemain di Liga 4 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang dihukum seumur hidup.
Seperti diketahui, aksi aksi kungfu terjadi di dua pertandingan. Satu kejadian di laga Putra Jaya vs Perseta 1970 di Liga 4 Jatim dan UAD vs KAFI di Liga 4 DIY.
Saat laga Putra Jaya vs Perseta 1970 pada 5 Januari 2026, pemain Putra Jaya Pasuruan yakni M Hilmi melakukan tendangan kungfu pada pemain Perseta 1970 yakni Firman Nugraha. Atas kejadian itu, PSSI Jatim memberi hukuman pada Hilmi yakni denda Rp2,5 juta dan sanksi tidak boleh beraktivitas sepak bola seumur hidup. Tapi Hilmi masih memiliki ruang untuk banding atas putusan tersebut.
Pemain Liga 4 DIY Jadi Sorotan
Lalu, kejadian lain adalah laga Liga 4 DIY antara UAD vs KAFI. Di laga itu, seorang pemain KAFI yakni Dwi Pilihanto Nugroho melakukan tendangan kungfu. Dwi terlihat menaikkan kaki sampai kepala lawan dan sang lawan terkena kaki tersebut. Atas aksi itu, Dwi hanya mendapatkan kartu kuning.
Aksi ini pun menjadi sorotan. Sebab, hanya sehari setelah aksi di Jatim terjadi. Atas kejadian ini, panitia disiplin Liga 4 DIY membuat keputusan nomor: 005/Pandis_Liga4DIY_PSSI_DIY/I/2026. Keputusannya adalah:
– Pemain KAFI FC Nomor Punggung 2 Atas Nama Dwi Pilihanto Nugroho dinyatakan bersalah melakukan pelanggaran Pasal 48 Jo. Pasal 49 Jo. Pasal 10 Jo. Pasal 19 Kode Disiplin PSSI 2025
– Hukuman:
Membayar Denda sebesar Rp. 1.000.000,-
Larangan beraktivitas sepakbola seumur hidup.
Perangkat Pertandingan Dievaluasi
Dalam kasus di Liga 4 DIY, wasit yang hanya memberikan kartu kuning pada Dwi juga menjadi sorotan. Banyak pihak di dunia maya yang menilai bahwa aksi Dwi layak mendapatkan kartu merah. Kemudian, Komite Wasit PSSI DIY pun membuat keputusan. Keputusannya adalah memberikan evaluasi dan pembinaan kepada perangkat pertandingan yang bertugas.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.







