PEMKAB Banjarnegara menghibahkan tanah 750 meter persegi kepada Polres Banjarnegara untuk pembangunan gedung pelayanan BPKB demi meningkatkan kualitas layanan publik.
Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menghibahkan lahan yang berlokasi di Jalan Stadion untuk dibangun Gedung Pelayanan BPKB guna memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi kendaraan bermotor.
Surat pernyataan komitmen hibah tanah diserahkan langsung oleh Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana sebagai bentuk dukungan konkret pemerintah daerah terhadap peningkatan layanan kepolisian.
Bupati Amalia: Kolaborasi Jadi Kunci Tingkatkan Layanan Publik
Dalam sambutannya, Bupati Amalia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, Polri, dan TNI menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Kami sangat terbuka terhadap pengembangan fasilitas dan layanan publik, baik di bidang keamanan, kesehatan, maupun pendidikan. Pembangunan gedung BPKB ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati yang akrab disapa Bupati Amel.
Proses Hibah Sesuai Regulasi dan Bernilai Rp1,44 Miliar
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Banjarnegara, Aditya Agus Satria, menjelaskan bahwa proses hibah telah mengikuti ketentuan Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 serta Permendagri Nomor 7 Tahun 2024.
Lahan yang dihibahkan merupakan bagian dari total aset pemerintah daerah seluas 1.200 meter persegi dengan nilai perolehan mencapai Rp1,44 miliar. Sebelumnya, lokasi tersebut merupakan kantor Dinas Perindustrian dan Koperasi yang kini sudah tidak difungsikan karena kondisi bangunan yang rusak.
Gedung BPKB Terintegrasi dengan Samsat
Untuk memberikan kemudahan maksimal bagi masyarakat, Pemkab Banjarnegara juga merencanakan integrasi layanan antarinstansi. Gedung BPKB baru nantinya akan memiliki akses langsung menuju Kantor Samsat.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Samsat (Bapenda Provinsi). Nantinya akan dibuat akses langsung dari gedung BPKB ke Samsat, sehingga pelayanan administrasi kendaraan bisa dilakukan dalam satu kawasan yang terintegrasi,” katanya.
Keberadaan gedung baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi layanan publik sekaligus memperkuat kehadiran negara dalam memberikan kemudahan administrasi bagi masyarakat Banjarnegara.
Dukungan Polres Dibutuhkan untuk Mitigasi Bencana
Selain isu pelayanan publik, Bupati Amalia juga menyinggung tantangan besar yang dihadapi Banjarnegara terkait mitigasi bencana alam, khususnya tanah longsor. Ia meminta dukungan penuh dari jajaran Polres Banjarnegara dalam upaya evakuasi dan pengamanan warga.
“PR Banjarnegara ini banyak, mulai dari jembatan patah hingga tanah longsor. Baru-baru ini ada 69 KK di empat desa yang harus direlokasi. Kami ingin penanganan bencana dilakukan lebih cepat dan manusiawi, termasuk rencana bantuan uang sewa hunian sementara agar kondisi psikologis warga lebih terjaga,” katanya.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.



