BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Cilacap hingga Purworejo, Nelayan Diminta Waspada

Earlena
BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah. (meta AI)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah. Gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter diprediksi akan terjadi mulai Rabu (21/1/2026) hingga Sabtu (24/1/2026).

Prakirawan BMKG Cilacap, Deas Achmad Rivai, menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh pola angin yang cukup kencang di wilayah selatan.

“Ketinggian gelombang di perairan selatan Cilacap, Kebumen, dan Purworejo berkisar antara 2,5 hingga 4,0 meter, yang masuk dalam kategori tinggi,” tulis Deas dalam keterangan resmi yang diterima seputarbanyumas.com, Selasa (20/1/2026).

Kondisi Cuaca dan Angin

Selain gelombang tinggi, BMKG juga memantau adanya potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di wilayah perairan tersebut.

Secara sinoptik, angin umumnya bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat Laut. Kecepatan angin dilaporkan cukup signifikan, yakni berkisar antara 2 hingga 25 knot.

Risiko Keselamatan Pelayaran terkait Gelombang Tinggi

Pihak BMKG menekankan agar para pelaku jasa kelautan dan nelayan memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Berikut adalah panduan batas aman yang dikeluarkan BMKG:

Baca juga  Kompak Bhabine Resmi Diluncurkan, Polisi–Warga Cilacap Utara Makin Terkoneksi

Perahu Nelayan: Berisiko tinggi jika kecepatan angin melebihi 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Kapal Tongkang: Berisiko tinggi jika kecepatan angin melebihi 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter.

Kapal Ferry: Berisiko tinggi jika kecepatan angin melebihi 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.

“Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” kata Deas.

Peringatan dini ini berlaku mulai pukul 07.00 WIB pagi hari ini hingga tiga hari ke depan, dan akan diperbarui jika terdapat perubahan cuaca yang signifikan.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.