Pertandingan Liga 4 Jateng babak 16 besar leg pertama antara Persikaba Blora vs Persibas Banyumas menyisakan cerita. Laga yang berlangsung pada Minggu (25/1/2026) di Lapangan Kridaloa Blora itu jadi sorotan karena adanya kericuhan setelah laga usia.
Ada lemparan benda ke lapangan, ada penonton yang masuk, ada juga tudingan provokasi. Tudingan provokasi dialamatkan pada pelatih kiper Persikaba Blora yakni Edi Orakarii. Dari video yang beredar juga diketahui bahwa ada gesture dari Edi ditengarai banyak pihak sebagai provokasi.
Namun, Edi melalui akun Instagramnya yakni @edi_orakarii memberikan klarifikasi dan minta maaf. Edi menjelaskan bahwa usai laga, dia mendatangi ofisial Persibas untuk jabat tangan dan meminta maaf karena kondisi lapangan yang buruk. Diketahui, Lapangan Kridaloka memang dapat banyak sorotan karena dinilai seperti sawah.
Kemudian, Edi mengatakan bahwa di momen itu dia mendengar ada pernyataan pemain Persibas yang membuatnya emosi. Hal itu membuat situasi bertensi tinggi. “Saya harap dari kejadian kemarin menjadi pelajaran bagi saya,” katanya.
Edi mengatakan bahwa setelah kejadian itu, dia kembali menemui Coach Abdi dari Persibas untuk meminta maaf.
Persibas Jamu Persikaba
Leg pertama di Blora berakhir dengan skor 1-1. Pertandingan itu jadi sorotan banyak pihak karena wasit dituding berat sebelah. Pertadingan itu sebenarnya hanya mendapatkan tambaan waktu minimal 5 menit. Namun pada akhirnya sampai menit 101 lebih alias tambahan waktu sampai 11 menit lebih.
Di meit 101 itulah Persikaba Blora menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas. Tentu saja selain wasit, situasi setelah pertandingan dengan tensi tinggi memang jadi sorotan.
Leg kedua akan berlangsung di Stadion Gelora Satria Purwokerto pada Rabu (28/1/2026). Pertandingan Persibas vs Persikaba akan berlangsung mulai pukul 15.00 WIB. Laskar Bawor perlu memenangkan pertandingan dengan skor berapapun untuk bisa lolos ke babak 8 besar.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.



