Hari Kedua Operasi SAR, Penambang Pasir Tenggelam di Muara Serayu Masih Dicari

Faiz Ardani
Tim SAR gabungan mencari penambang pasir hilang tenggelam di muara Sungai Serayu Cilacap. (Basarnas Cilacap).

Operasi pencarian terhadap seorang penambang pasir yang dilaporkan tenggelam di Muara Sungai Serayu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, masih terus berlanjut. Hingga hari kedua pelaksanaan pencarian, korban belum berhasil ditemukan, sehingga tim SAR gabungan melakukan perluasan wilayah penyisiran, Sabtu (31/1/2026).

Koordinator Tim SAR Gabungan, Suyanto, menyampaikan bahwa sejak pagi hari personel SAR telah diterjunkan untuk melakukan pencarian secara menyeluruh. Unsur yang terlibat berasal dari Basarnas, TNI, Polri, relawan kebencanaan, serta dibantu masyarakat sekitar lokasi kejadian.

“SRU 1 melakukan penyisiran darat sejauh kurang lebih 2 kilometer dari lokasi kejadian perkara. SRU 2 melakukan pencarian di permukaan air menggunakan LCR dengan radius sekitar 2 nautical mile ke arah timur dari LKP. Sementara SRU 3 melakukan penyisiran di permukaan air menggunakan jetski ke arah selatan sejauh 2 nautical mile,” ujar Suyanto.

Meski metode pencarian telah diperluas, hingga pukul 17.00 WIB korban bernama Dartono (45), warga Desa Kalisabuk, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, belum berhasil ditemukan. Kondisi arus sungai yang cukup kuat dan pertemuan arus sungai dengan laut menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian.

Baca juga  PSCS Cilacap Absen Liga 4! Krisis Saham hingga Sponsor Mandek, Bupati Syamsul Buka Suara

“Pencarian hari ini belum membuahkan hasil. Evaluasi akan kami lakukan untuk menentukan pola pencarian selanjutnya,” tambahnya.

Suyanto memastikan operasi SAR akan kembali dilanjutkan pada Minggu (1/2/2026) mulai pukul 07.00 WIB dengan menyesuaikan kondisi cuaca dan arus perairan di sekitar muara.

Sebelumnya, Dartono dilaporkan tenggelam saat melakukan aktivitas penambangan pasir di Muara Winong, Kabupaten Cilacap, Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 06.45 WIB.

Berdasarkan informasi yang diterima Kantor SAR Cilacap, perahu yang digunakan korban untuk menambang pasir diduga terbalik hingga menyebabkan korban ikut tenggelam dan tidak sempat menyelamatkan diri.

Sejak hari pertama kejadian, tim SAR gabungan telah melakukan pencarian dengan berbagai metode, mulai dari penyisiran darat hingga pencarian di atas permukaan air menggunakan LCR dan RIB. Hingga kini, upaya pencarian masih terus dilakukan dengan harapan korban segera ditemukan.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!