Hari Ke-3 Pencarian, Penambang Pasir Hilang di Sungai Serayu Cilacap Masih Nihil

Faiz Ardani
Tim SAR gabungan melakukan pencarian penambang pasir yang tenggelam di muara Sungai Serayu, Cilacap (Basarnas Cilacap).

Operasi pencarian terhadap seorang penambang pasir yang dilaporkan hilang akibat tenggelam di Sungai Serayu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, belum menunjukkan perkembangan berarti. Memasuki hari ketiga pelaksanaan operasi SAR, keberadaan korban masih belum berhasil ditemukan oleh tim gabungan.

Tim SAR yang terdiri dari Basarnas, unsur TNI-Polri, relawan, serta warga setempat terus melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban terbawa arus. Meski area pencarian telah diperluas, hingga saat ini hasil yang diperoleh masih nihil.

Korban diketahui bernama Dartono (45), warga Desa Kalisabuk, Kecamatan Kesugihan, Cilacap. Ia dilaporkan tenggelam saat melakukan aktivitas penambangan pasir di wilayah Muara Winong, salah satu titik pertemuan arus Sungai Serayu yang dikenal memiliki arus cukup kuat.

Koordinator Tim SAR Gabungan, Suyanto, mengatakan pada hari ketiga pencarian, Minggu (1/2) pihaknya memperluas area operasi, baik di perairan maupun di darat. Penyisiran dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus hingga keluar muara.

“Area pencarian kami perluas sampai ke luar Muara Serayu. Untuk di laut, tim menggunakan LCR Basarnas dengan cakupan sekitar 2 nautical mile di luar muara, LCR SAR MTA 2 nautical mile di dalam muara, serta jetski Basarnas yang menyisir hingga 3 nautical mile ke arah barat daya lokasi kejadian,” ujarnya.

Baca juga  Tragis! Kambing Kurban Terperosok ke Sumur 12 Meter di Majenang Cilacap

Selain pencarian di atas permukaan air, tim SAR gabungan juga melakukan penyisiran darat dengan pemantauan visual di sepanjang garis muara Sungai Serayu. Namun hingga pukul 17.00 WIB, korban belum juga ditemukan.

“Survivor atas nama Dartono sampai saat ini belum diketemukan. Hasil pencarian hari ketiga masih nihil,” imbuhnya.

Peristiwa tenggelamnya Dartono terjadi pada Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 06.45 WIB. Berdasarkan laporan yang diterima Kantor SAR Cilacap, korban saat itu sedang melakukan penambangan pasir menggunakan perahu di Muara Winong. Diduga perahu yang digunakan korban terbalik akibat arus sungai, sehingga korban terjatuh dan tenggelam.

Sejak laporan diterima, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, relawan, serta nelayan setempat langsung melakukan pencarian. Berbagai metode diterapkan, mulai dari penyisiran darat, pemantauan dari udara, hingga pencarian di permukaan air menggunakan perahu karet dan rigid inflatable boat (RIB).

Operasi pencarian akan kembali dilanjutkan dengan evaluasi kondisi cuaca dan arus sungai. Tim SAR berharap korban dapat segera ditemukan agar dapat diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca juga  Warga Ramai-ramai Berburu Ikan Mabok di Sungai Serayu, Diduga Imbas Banjir Bandang di Lereng Gunung Slamet

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!