Tragis! Kambing Kurban Terperosok ke Sumur 12 Meter di Majenang Cilacap

Faiz Ardani
Petugas Damkar saat evakuasi kambing yang tercebur dalam sumur di Majenang Cilacap. (Dok Damkar Cilacap)
IMG 20250606 WA0005 Tragis! Kambing Kurban Terperosok ke Sumur 12 Meter di Majenang Cilacap
Petugas Damkar saat evakuasi kambing yang tercebur dalam sumur di Majenang Cilacap. (Dok Damkar Cilacap)

SEPUTARBANYUMAS.COM – Malam takbir Iduladha yang biasanya penuh suka cita dan semangat persiapan kurban, berubah menjadi kepanikan mendadak di Desa Salebu, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. Seekor kambing kurban milik warga dilaporkan tercebur ke dalam sumur sedalam 12 meter, hanya beberapa jam sebelum disembelih.

Peristiwa mengejutkan itu terjadi pada Kamis malam, 5 Juni 2025, sekitar pukul 22.00 WIB. Pemilik kambing, awalnya tengah bersiap menyambut Hari Raya Iduladha. Namun suasana bahagia berubah jadi cemas saat ia menyadari kambing kurbannya ditemukan di dalam sumur dengan kedalaman belasan meter.

Tanpa menunggu lama, pemilik segera menghubungi Pos Pemadam Kebakaran Majenang. Laporan tersebut langsung direspons cepat dan menerjunkan Tim rescue.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 22.00 WIB dan langsung bergerak ke lokasi lima menit kemudian,” ujar Supriyadi, Plt Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap.

Lebih lanjut, Ia menyampaikan, bahwa evakuasi semacam ini masuk kategori non-kebakaran, namun tetap membutuhkan keahlian khusus karena berisiko tinggi.

Tim rescue yang dibantu relawan Damkar, menghadapi tantangan cukup berat. Debit air dalam sumur tergolong dalam, sehingga mereka harus menyedot air menggunakan alat pompa alkon terlebih dahulu.

Baca juga  Konser Dewa Laskar Jiwa di Stadion Wijaya Kusuma, Polresta Cilacap Kerahkan 360 Personel

Proses ini memakan waktu sekitar dua jam, dan sayangnya saat kambing berhasil diangkat, kondisinya sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Meskipun berakhir tragis, misi ini tetap dianggap sukses karena proses evakuasi berjalan aman dan terkendali. Tim tidak hanya melakukan evakuasi, tetapi juga memberi edukasi kepada warga sekitar mengenai keselamatan hewan kurban, terutama saat masa Iduladha.

Supriyadi mengimbau warga yang memiliki hewan kurban untuk lebih berhati-hati dalam menjaga kandang dan lokasi penyimpanan hewan.