Proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjarnegara Tahun 2026 memasuki babak penting. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banjarnegara memastikan empat pejabat eselon II resmi lolos seleksi administrasi dan berhak melaju ke tahap uji kompetensi.
Kepala BKD Banjarnegara, Esti Widodo, mengatakan pendaftaran seleksi Sekda telah ditutup pada Senin (2/2/2026) setelah dibuka sejak 19 Januari 2026. Dari hasil verifikasi berkas, seluruh pendaftar dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi.
“Peserta seleksi terbuka JPT Pratama Sekda Banjarnegara Tahun 2026 yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi ada empat orang,” ujar Esti, Rabu (4/2/2026).
Adapun empat pejabat yang lolos seleksi administrasi tersebut yakni:




Esti menambahkan, Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Banjarnegara, Tursiman, tidak ikut mendaftarkan diri dalam seleksi terbuka kali ini.
Menurutnya, jumlah peserta yang lolos administrasi telah memenuhi ketentuan minimal seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi, yakni sedikitnya empat orang. Dengan terpenuhinya syarat tersebut, panitia seleksi memastikan tahapan seleksi dapat dilanjutkan tanpa perpanjangan waktu pendaftaran.
“Jika pendaftar kurang dari empat orang, pendaftaran harus diperpanjang selama tujuh hari. Karena sudah memenuhi batas minimal, seleksi langsung masuk tahap berikutnya,” jelasnya.
Tahapan selanjutnya adalah uji kompetensi, yang dijadwalkan berlangsung pada 5–6 Februari 2026 dan akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Uji kompetensi ini bertujuan mengukur kemampuan teknis, manajerial, serta kepemimpinan strategis para kandidat.
Setelah uji kompetensi, para peserta masih akan menjalani penyusunan makalah gagasan tertulis dan wawancara mendalam yang dijadwalkan pada 11–12 Februari 2026.
“Dari seluruh tahapan seleksi itu nanti akan mengerucut menjadi tiga nama terbaik. Selanjutnya, tiga nama tersebut akan diserahkan kepada Bupati Banjarnegara,” kata Esti. Bupati Banjarnegara kemudian memiliki kewenangan untuk memilih satu nama yang akan ditetapkan sebagai Sekda definitif.
Esti menegaskan, seluruh proses seleksi dilaksanakan secara terbuka, transparan, dan berbasis merit system, guna memastikan jabatan strategis Sekda diisi oleh aparatur sipil negara yang memiliki kompetensi, integritas, dan kapasitas kepemimpinan yang mumpuni.
“Harapannya, melalui seleksi terbuka ini, Banjarnegara mendapatkan Sekda yang mampu memperkuat koordinasi antarperangkat daerah serta membantu Bupati dan Wakil Bupati dalam menjalankan pemerintahan dan pelayanan publik,” pungkasnya.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!



