Seorang pria lanjut usia berinisial M (75), warga Jalan Gatot Subroto, Cilacap, meninggal dunia setelah ditemukan pingsan dan terkunci di dalam mobil yang masih dalam kondisi mesin menyala, Selasa (10/2/2026). Peristiwa tersebut terjadi di salah satu lingkungan perguruan tinggi di Kota Cilacap dan sempat memicu kepanikan karyawan setempat.
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Cilacap, Gatot Arief Widodo, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 10.30 WIB. Laporan disampaikan setelah seorang dosen yang mencurigai kendaraan yang terparkir dalam kondisi menyala dalam waktu cukup lama.
“Awalnya pelapor mengira korban sedang memanaskan kendaraan. Namun setelah dicek, korban diketahui sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam mobil yang terkunci,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).
Menurut Gatot, pihak kampus sempat ragu mengambil tindakan darurat seperti memecahkan kaca mobil karena mempertimbangkan standar operasional prosedur (SOP). Kondisi tersebut membuat pelapor akhirnya menghubungi petugas Damkar untuk meminta bantuan evakuasi.
Mendapat laporan tersebut, tim rescue Damkar Satpol PP Cilacap bersama tenaga medis langsung bergerak menuju lokasi. Tim tiba sekitar pukul 10.35 WIB dan langsung melakukan pemantauan serta koordinasi penanganan di lapangan.
“Setibanya di lokasi, korban sudah berhasil dikeluarkan dari kendaraan dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Santa Maria untuk mendapatkan penanganan medis,” jelas Gatot.
Ia menambahkan, selama proses perjalanan menuju rumah sakit, tim medis berupaya melakukan tindakan penyelamatan dengan memberikan bantuan pacu jantung. Namun, upaya tersebut tidak berhasil menyelamatkan korban. Korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 11.12 WIB.
Gatot memastikan proses penanganan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Petugas juga memberikan edukasi kepada warga terkait langkah cepat yang harus dilakukan jika menemukan kondisi darurat serupa.
Insiden tersebut sempat membuat panik sejumlah karyawan yang berada di sekitar lokasi. Gatot mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi layanan darurat Damkar apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!



