Lebaran 2026, Cilacap Berangkatkan 18 Bus Mudik Gratis

Faiz Ardani
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap, Sukaryanto. (Faiz Ardani).

Pemerintah Kabupaten Cilacap kembali menggelar program mudik dan balik rantau gratis untuk Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Tahun ini, sebanyak 18 unit bus disiapkan dengan total kapasitas 864 kursi untuk melayani pemudik rute Jakarta dan Bandung.

Program ini menjadi salah satu yang terbesar di Jawa Tengah untuk tingkat kabupaten/kota. Antusiasme warga perantauan pun tinggi, mengingat fasilitas yang disediakan tak hanya transportasi gratis, tetapi juga menjamin kenyamanan dan keselamatan perjalanan.

Program ini merupakan dukungan daerah terhadap agenda mudik gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Pemkab Cilacap menggandeng sejumlah stakeholder dan dunia usaha untuk memperbesar kuota keberangkatan warga perantauan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap, Sukaryanto menyampaikan, dari total 18 bus yang disiapkan, sebanyak 4 unit dibiayai melalui APBD. Sementara 14 unit lainnya merupakan dukungan dari stakeholder dan dunia usaha.

“Total ada 18 unit bus dengan kapasitas 864 kursi. Empat unit dari APBD, dan 14 unit dari stakeholder. Ini menjadi jumlah terbesar di Jawa Tengah untuk tingkat kabupaten/kota,” ujarnya.

Baca juga  Wijayakusuma FC Paling Meyakinkan di Uji Coba

 

Rute Jakarta dan Bandung, Lengkap Mudik serta Balik Rantau

Untuk arus mudik, tersedia 6 bus rute Jakarta–Cilacap dan 7 bus rute Bandung–Cilacap. Sedangkan arus balik rantau disiapkan 3 bus rute Cilacap–Jakarta serta 2 bus rute Cilacap–Bandung.

Pelepasan mudik gratis dari Jakarta akan digelar di Museum Purnabakti, Taman Mini Indonesia Indah pada 16 Maret 2026 pukul 09.00 WIB dan dijadwalkan dilepas Gubernur Jawa Tengah. Sementara keberangkatan dari Bandung dilakukan di PT Dirgantara Indonesia pada hari yang sama pukul 15.00 WIB.

Untuk arus balik rantau, peserta akan dilepas dari Kantor Dinas Perhubungan Cilacap pada Sabtu, 28 Maret 2026. Rute ke Jakarta diberangkatkan pukul 08.00 WIB dan ke Bandung pukul 09.00 WIB sebelum menuju Terminal Bulupitu, Purwokerto.

 

Bus Maksimal Usia 5 Tahun, Sudah Termasuk Konsumsi

Ia menegaskan, seluruh armada yang digunakan merupakan bus pariwisata dengan usia maksimal lima tahun. Kendaraan dipastikan dalam kondisi laik jalan, perizinan lengkap, serta memenuhi standar keselamatan.

“Persyaratan kendaraan maksimal lima tahun, kursi dua-dua, kondisi prima dan izin lengkap. Keselamatan menjadi prioritas utama,” jelasnya.

Baca juga  Hari Ke-6 Pencarian, Penambang Pasir Tenggelam di Serayu Cilacap Masih Misterius

Tak hanya transportasi gratis, peserta juga mendapatkan fasilitas konsumsi selama perjalanan, termasuk untuk berbuka puasa. Seluruh pembiayaan kendaraan sudah termasuk dukungan logistik.

Kuota mudik gratis Jakarta–Cilacap mencapai 288 kursi, Bandung–Cilacap 336 kursi. Sementara arus balik rantau Cilacap–Jakarta tersedia 144 kursi dan Cilacap–Bandung 96 kursi. Total keseluruhan mencapai 864 kursi.

Pendaftaran dilakukan secara online dan dikoordinasikan melalui paguyuban warga Cilacap di Jakarta dan Bandung. Hingga 5 Februari 2026, seluruh kuota telah terisi.

Meski antusiasme masyarakat tinggi, Sukaryanto menyebut sementara ini 18 bus dinilai cukup karena keterbatasan armada dan waktu persiapan yang semakin dekat dengan Lebaran.

“Kalau melihat animo sebenarnya masih bisa bertambah. Mudah-mudahan tahun depan bisa kita tingkatkan lagi, mungkin sampai 20 unit,” pungkasnya.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!