Mie Ayam Tugu Lilin, Kuliner Legend Cilacap yang Underrated Meski Harga Rp6000

Kurnia
Semangkuk Mie Ayam Tugu Lilin dengan harga cuma Rp6000. (Foto: Google Maps/Riv)

Di tengah menjamurnya tempat makan kekinian dengan konsep estetik dan harga yang kian beragam, Mie Ayam Tugu Lilin, kuliner legend di Cilacap justru tetap bertahan dengan kesederhanaannya.

Meski hanya dibanderol Rp6.000 per porsi, warung mie ayam yang berada di kawasan Gumilir ini dinilai masih underrated atau kurang terekspos luas, padahal sudah eksis sejak era 1990-an.

Berlokasi tak jauh dari Tugu Sakanti Dahana Patra yang lebih dikenal sebagai Tugu Lilin Gumilir, warung ini menjadi salah satu destinasi kuliner lawas yang akrab di kalangan warga lokal.

Namun, namanya belum banyak muncul dalam daftar rekomendasi kuliner viral, meski punya sejarah panjang dan pelanggan setia lintas generasi.

Eksis Sejak 1990-an, Harga Pernah Rp3.000

Mie Ayam Tugu Lilin, yang juga kerap disebut Mie Ayam Gumilir atau Mie Ayam 6000, mulai berjualan pada dekade 1990-an. Pada masa itu, seporsi mie ayam dihargai Rp3.000.

Baca juga  Dari Lari Pagi Hingga Makan Bersama, Ini Cara Polresta Cilacap Perkuat Sinergi

Angka tersebut menjadi bagian dari kenangan banyak warga Cilacap yang menjadikannya menu makan siang favorit.

Seiring waktu, harga mie ayam sempat naik menjadi Rp4.000 sebelum akhirnya berada di angka Rp6.000 seperti sekarang.

Meski mengalami penyesuaian mengikuti kenaikan harga bahan baku, warung ini tetap dikenal sebagai salah satu pilihan makan hemat di Cilacap.

Tak sedikit warganet yang membagikan cerita nostalgia mereka, mulai dari masa sekolah hingga kini kembali datang bersama keluarga. Perjalanan harga dari Rp3.000 hingga Rp6.000 menjadi saksi bagaimana kuliner tradisional mampu bertahan di tengah perubahan zaman.

Cita Rasa Klasik yang Konsisten

Salah satu alasan Mie Ayam Tugu Lilin tetap diminati adalah konsistensi rasa. Tekstur mie yang kenyal dan berukuran agak besar menjadi ciri khas tersendiri.

Potongan ayamnya dibumbui dengan perpaduan manis dan gurih yang meresap, menciptakan rasa seimbang yang cocok di lidah berbagai kalangan.

Kuahnya yang hangat melengkapi sajian sederhana tersebut. Meski tampil tanpa banyak variasi topping modern, justru kesederhanaan inilah yang menjadi daya tariknya.

Baca juga  Bank Jateng Salurkan CSR Rp 402 Juta, Bupati Cilacap: Bantuan Ini Sangat Vital

Bagi pelanggan yang menginginkan tambahan, tersedia menu mie ayam bakso. Tekstur baksonya terasa padat dengan sensasi sedikit “kres” atau crunchy saat digigit. Selain itu, tersedia juga bakso reguler maupun bakso urat sebagai alternatif.

Warung ini turut menyediakan lontong dan gorengan seperti bakwan. Gorengan hangat yang renyah kerap menjadi pilihan pelengkap, terutama saat menikmati mie ayam di sore hari.

Berikut daftar menu dan harga terbaru:

* Mie Ayam: Rp6.000

* Mie Ayam Bakso: Rp12.000

* Bakso: Rp10.000

* Bakso Urat: Rp15.000

* Es Teh: Rp3.000

* Es Jeruk: Rp5.000

Dengan harga tersebut, Mie Ayam Tugu Lilin masih tergolong ramah di kantong. Tak heran jika pelanggan datang dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pekerja, hingga keluarga.

Selain itu, dengan nominal tersebut menjadikannya warga sekitar familiar dengan nama Mie Ayam 6000 dekat Tugu Lilin.

Alamat dan Jam Operasional

Mie Ayam Tugu Lilin beralamat di Jalur Gumilir – Purwokerto, Rejamulya, Gumilir, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah 53231.

Baca juga  Quran Center Baznas Cilacap Luluskan Puluhan Santri, Siap Jadi Cahaya Qurani di Tengah Masyarakat

Lokasinya yang berada di dekat Tugu Lilin Gumilir, sehingga tak sedikit warga yang menamai dengan Mie Ayam Gumilir.

Berdasarkan informasi di Google Maps, warung ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB. Lokasinya yang berada di jalur utama membuatnya mudah dijangkau kendaraan roda dua maupun roda empat.

Underrated tapi Layak Dicoba

Di tengah persaingan kuliner yang semakin kompetitif, Mie Ayam Tugu Lilin mungkin tidak tampil mencolok di media sosial. Namun, konsistensi rasa, harga terjangkau, dan sejarah panjang sejak 1990-an menjadikannya salah satu kuliner legend Cilacap yang patut mendapat perhatian lebih.

Bagi pencinta kuliner tradisional yang mengutamakan rasa dibanding tampilan, warung ini menjadi pilihan yang tepat. Dengan harga Rp6.000, pembeli tidak hanya mendapatkan seporsi mie ayam, tetapi juga pengalaman menikmati cita rasa yang telah bertahan lebih dari tiga dekade.