Gubernur Luthfi Resmikan Dua Ruas Jalan di Blora, Perkuat Akses Kawasan Energi Nasional

Syarif TM
Gubernur dalam peresmian dua jalan dan mendukung kawasan energi di Blora. (eok. Pemprov Jateng)

Investasi Hampir Rp35 Miliar, Konektivitas Pertanian hingga Kawasan Energi

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat konektivitas wilayah sebagai motor penggerak ekonomi daerah dan kawasan energi. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meresmikan dua ruas jalan strategis untuk memperkuat akses kawasan energi nasional di Kabupaten Blora dengan total anggaran hampir Rp35 miliar.

Dua proyek tersebut meliputi preservasi ruas Todanan–Ngawen senilai Rp15,4 miliar dan ruas Singget–Doplang–Cepu senilai Rp19,9 miliar. Infrastruktur ini dirancang untuk memperlancar distribusi hasil pertanian, mendukung aktivitas UMKM, sekaligus memperkuat akses menuju kawasan energi nasional di Cepu dan sekitarnya.

Ruas Todanan–Ngawen ditangani sepanjang 3.187 meter, terdiri atas perkerasan beton 500 meter dan aspal 2.687 meter. Jalur ini menjadi penghubung vital antar-kecamatan dan jalur utama distribusi komoditas pertanian masyarakat, termasuk kawasan energi nasional.

Sementara itu, ruas Singget–Doplang–Cepu sepanjang 2.567 meter dibangun dengan perkerasan beton semen 2.284 meter dan aspal 283 meter. Akses ini memiliki nilai strategis karena menopang mobilitas menuju kawasan energi nasional di wilayah Cepu.

Baca juga  4.870 Titik Jalan Berlubang di Jawa Tengah Tuntas Diperbaiki Jelang Mudik Lebaran

Infrastruktur Bukan Sekadar Jalan, Tapi Penggerak Ekonomi Baru

Menurut Luthfi, pembangunan jalan tidak hanya berorientasi pada konstruksi fisik, tetapi juga pada keselamatan pengguna dan dampak ekonomi jangka panjang.

“Membangun jalan itu bukan hanya konstruksinya, tetapi yang utama adalah keselamatan masyarakat. Jalan harus mendukung konektivitas arus barang dan orang hingga menumbuhkan ekonomi baru,” ujarnya.

Ia menilai, kualitas jalan yang baik akan mendorong terbentuknya pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah selatan–timur Jawa Tengah, termasuk Blora yang dikenal sebagai salah satu simpul pertanian dan energi nasional. “Secara tidak langsung akan menumbuhkan ekonomi baru apabila jalannya mulus,” katanya.

Kemantapan Jalan Jateng Sentuh 97 Persen, Siap Hadapi Arus Mudik

Gubernur juga mengungkapkan tingkat kemantapan jalan provinsi di Jawa Tengah kini mendekati 97 persen. Capaian tersebut akan terus dijaga melalui pengawasan rutin, terutama menjelang musim hujan yang kerap memicu kerusakan infrastruktur.

“Musuh utama jalan itu air. Karena itu harus terus dicek. Apalagi sebentar lagi menghadapi arus mudik, di mana Jawa Tengah adalah sentralnya. Kita harus kolaborasi dengan kabupaten/kota,” tegasnya.

Baca juga  1 Tahun Kepemimpinan Luthfi–Yasin: Diuji Bencana, Investasi Rp88,5 Triliun, Kemiskinan Turun

Dengan penguatan dua ruas strategis di Blora ini, Pemprov Jawa Tengah menargetkan kelancaran logistik, peningkatan keselamatan pengguna jalan, serta percepatan pertumbuhan ekonomi berbasis konektivitas wilayah.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.