Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Risalah > Sosok Penghancur Ka’bah di Akhir Zaman, Kapan Akan Terjadi?
Risalah

Sosok Penghancur Ka’bah di Akhir Zaman, Kapan Akan Terjadi?

Bahron Ansori
Terakhir diperbarui: 22 November 2025 07:53
Bahron Ansori
Membagikan
Sosok Penghancur Ka'bah di Akhir Zaman, Kapan Akan Terjadi?
Ka'bah. (pexels.com)
Membagikan

Ka’bah merupakan kiblat umat Islam yang menjadi pusat ibadah shalat dan tempat suci yang diagungkan sejak zaman Nabi Ibrahim ‘alaihissalam. Ka’bah tidak hanya memiliki nilai historis, tetapi juga menjadi simbol tauhid dan persatuan umat Islam.

Namun, dalam beberapa hadis sahih disebutkan bahwa salah satu tanda mendekatnya Hari Kiamat adalah hancurnya Ka’bah. Peristiwa ini akan menjadi salah satu tanda besar sebelum dunia ini berakhir.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dan Muslim, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam telah memberikan kabar bahwa Ka’bah akan dihancurkan oleh seorang laki-laki dari Habasyah (Ethiopia). Hadis ini berbunyi,

يُخَرِّبُ الكَعْبَةَ ذُو السُّوَيْقَتَيْنِ مِنَ الحَبَشَةِ

“Ka’bah akan dihancurkan oleh seorang laki-laki yang memiliki betis kecil dari Habasyah.” (HR. Bukhari, no. 1595; Muslim, no. 2909)

Hadis ini menunjukkan bahwa penghancuran Ka’bah bukanlah sekadar kejadian biasa, melainkan bagian dari takdir yang telah Allah tetapkan sebagai tanda akhir zaman. Sosok yang disebut dalam hadis sebagai “Dzu as-Suwaqatayn” dari Habasyah akan menghancurkan Ka’bah secara fisik. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa ia akan mencabut batu demi batu.

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menjaga Ka’bah sepanjang sejarah. Bahkan, saat pasukan Abrahah dari Yaman mencoba menghancurkan Ka’bah dengan pasukan gajah, Allah menurunkan burung Ababil yang melempari mereka dengan batu dari neraka. Kisah ini diabadikan dalam Al-Qur’an,

Baca juga  Pembuka Pintu Rezeki Agar Cepat Kaya, Baca 2 Ayat Al-Baqarah Ini Sebelum Tidur

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ ۝ أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍ ۝ وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ ۝ تَرْمِيهِمْ بِحِجَارَةٍ مِنْ سِجِّيلٍ ۝ فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَأْكُولٍ

“Apakah engkau tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap pasukan bergajah? Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka itu sia-sia? Dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong, yang melempari mereka dengan batu dari tanah yang terbakar. Lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).” (Qs. Al-Fil: 1-5)

Namun, menjelang Kiamat, Allah tidak lagi melindungi Ka’bah seperti saat peristiwa Abrahah. Ini menunjukkan bahwa dunia sudah mendekati akhirnya, dan Allah mengizinkan kehancurannya sebagai bagian dari ketetapan-Nya. Hal ini mengindikasikan bahwa tidak ada lagi yang menjaga kesucian Islam, dan fitnah di akhir zaman telah merajalela.

Dalam hadis lain, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan bahwa sebelum Ka’bah dihancurkan, manusia akan meninggalkannya dan tidak ada lagi yang berhaji dan berumrah. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى لَا يُحَجَّ البَيْتُ

“Kiamat tidak akan terjadi hingga tidak ada lagi orang yang berhaji ke Baitullah.” (HR. Ahmad, no. 3641; Ibnu Hibban, no. 6747)

Hadis ini menunjukkan bahwa sebelum Ka’bah dihancurkan, dunia Islam sudah mengalami kemerosotan iman yang sangat parah. Perjalanan haji dan umrah akan terhenti, baik karena fitnah besar, perang dahsyat, atau kekacauan global yang menghalangi umat Islam untuk mendatanginya.

Baca juga  Misteri di Balik Kemunculan Yakjuj dan Makjuj Dalam Perspektif Agama Islam

Salah satu sebab Ka’bah dihancurkan adalah karena tidak adanya orang beriman yang menjaga dan mengagungkannya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menyebutkan bahwa di akhir zaman, iman akan semakin berkurang, hingga akhirnya tidak ada lagi yang menyebut nama Allah. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim,

لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى لَا يُقَالَ فِي الْأَرْضِ: اللَّهُ، اللَّهُ

“Kiamat tidak akan terjadi hingga tidak ada lagi di bumi yang mengucapkan: ‘Allah, Allah’.” (HR. Muslim, no. 2900)

Dari sini, dapat disimpulkan bahwa Ka’bah dihancurkan setelah agama Islam benar-benar ditinggalkan oleh manusia. Tidak ada lagi yang beriman, tidak ada yang menjaga kesuciannya, dan dunia telah dipenuhi dengan kebatilan. Hal ini sejalan dengan dalil bahwa menjelang Kiamat, Islam akan kembali asing seperti saat pertama kali datang.

Hancurnya Ka’bah menjadi simbol berakhirnya syariat Islam di dunia. Allah telah menetapkan bahwa agama Islam akan bertahan hingga waktu yang telah ditentukan. Setelah kehancuran Ka’bah, berbagai tanda besar Kiamat lainnya akan semakin cepat terjadi, seperti munculnya Dajjal, turunnya Nabi Isa ‘alaihissalam, keluarnya Ya’juj dan Ma’juj, serta terbitnya matahari dari barat.

Baca juga  Dokter Angka, Pahlawan Asal Banjarnegara yang Namanya Diabadikan di Purwokerto

Peristiwa ini juga menunjukkan bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini, termasuk yang paling suci seperti Ka’bah, memiliki batas waktu. Islam mengajarkan bahwa dunia adalah tempat yang sementara, dan yang kekal hanyalah kehidupan akhirat. Allah berfirman:

كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ ۝ وَيَبْقَى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

“Semua yang ada di bumi ini akan binasa. Dan yang tetap kekal adalah wajah Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaan.” (Qs. Ar-Rahman: 26-27)

Sebagai umat Islam, kita harus memahami bahwa tanda-tanda besar Kiamat ini bukan sekadar peristiwa yang akan datang, tetapi juga peringatan bagi kita agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Selama masih ada waktu, kita harus menjaga ibadah, menegakkan tauhid, dan mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat.

Hancurnya Ka’bah adalah salah satu peristiwa dahsyat yang menandakan berakhirnya dunia ini. Kejadian tersebut bukan hanya menggambarkan kehancuran fisik Ka’bah, tetapi juga hilangnya nilai-nilai Islam dari muka bumi. Oleh karena itu, kita harus berpegang teguh pada ajaran Islam selama masih ada kesempatan, karena setiap hari yang berlalu semakin mendekatkan kita kepada hari yang telah Allah janjikan, yaitu Hari Kiamat.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:akhir zamankiamatpenghancur ka'bah
Artikel Sebelumnya kereta api Angkut 336 Ribu Ton Semen, KAI Daop 5 Purwokerto Jadi Tulang Punggung Logistik Nasional
Artikel Selanjutnya img 20250731 wa0007 Tingkatkan Kapasitas Relawan, TRC Penanggulangan Bencana Gelar Latber Tingkatkan Kapasitas Relawan, TRC Penanggulangan Bencana Gelar Latber
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Isra Miraj, siswa SRMP bersihkan Masjid
BanjarnegaraRisalah

Peringati Isra Miraj, Siswa SRMP 27 Banjarnegara Bersihkan Masjid, Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini

Oleh Syarif TM
Muslim
Risalah

Ironi Muslim Zaman Now: Fasih Bicara Agama Tapi Berat Melangkah ke Sajadah

Oleh Bahron Ansori
Sahabat nabi
Risalah

Darah Mengucur Dihajar Kaum Quraisy, Inilah Sosok Sahabat Nabi yang Nyalinya Tak Ciut Baca Al-Quran di Depan Ka’bah

Oleh Bahron Ansori
Kiamat
Risalah

‘Panggilan Cinta dari Langit’ untuk Kita yang Terlalu Sibuk dengan Dunia Padahal Kiamat Sudah di Depan Mata

Oleh Bahron Ansori
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?