Ketua Gerindra Purbalingga Buka Pengaduan Persoalan MBG, Masyarakat Silakan Lapor !

Budi Pekerti
Layanan pengaduan MBG Partai Gerindra Purbalingga. (Foto : DPC Partai Gerindra Purbalingga)

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Purbalingga Adi Yuwono membuka layanan pengaduan terkait persoalan Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah itu dilakukan untuk menampung dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait pelaksanaan program unggulan presiden Prabowo Subianto tersebut.

Ketua  Gerindra Purbalingga Adi Yuwono, Senin (9/3/2026) mengatakan pihaknya mempersilakan masyarakat termasuk siswa, guru atau orang tua siswa yang menemukan adanya menu MBG yang busuk, rusak atau tidak sesuai. “Laporkan kepada kami, akan kami tindak lanjuti,” ungkapnya.

Masyarakat Silakan lapor

Ketua Gerindra Purbalingga mempersilakan segenap pihak melapor kepada dirinya melalui nomor telepon 0822 4212 788 atau melalui nomor 0823 2566 1336 (Maspir). Adi Yuwono menegaskan masyarakat jangan segan-segan melapor apabila menemukan kejanggalan terkait pelaksanaan program MBG.

“Saat ini sudah ada beberapa laporan yang masuk kepada kami terkait pelaksanaan program MBG. Mulai soal menu yang tidak sesuai dan juga makanan yang tidak layak. Kami tindak lanjuti secepatnya,” tegasnya.

Turun dan Lakukan Pengecekan

Ketua Gerindra Purbalingga mengatakan nmengenai tindakan yang akan diambil terkait adanya pengaduan tersebut,  dia akan turun dan melakukan pengecekan. Apabila laporan masyarakat tersebut benar adanya pihaknya akan melaporkannya kepada Badan Gizi Nasional (BGN). “Sesuai arahan Wakil Ketua BGN Nanik S Deyang, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terbukti melanggar aturan akan ditutup atau dikurangi jumlah porsi makanan yang disediakan,’ katanya lagi.

Baca juga  Gula Kepala Purbalingga Siap Meluncur ke Pasar Belanda

MBG Harus Dikawal

Ketua Gerindra Purbalingga mengakui banyak laporan terkait program MBG termasuk di Kabupaten Purbalingga. Salah satu yang menjadi persoalan adalah ketidaksesuaian menu dengan harga dan juga kualitas makanan. “Laporan tersebut akan kami tindak lanjuti kebenarannya. Program MBG merupakan program pemerintah yang harus dikawal. Jika ada ketidaksesuaian dalam pelaksanaannya harus disikapi serius,” imbuhnya.