Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisata Dieng Tembus 12 Ribu Orang per Hari

Heri C
Sejumlah wisatawan saat menikmati pemadangan di Komplek Candi Pandhawa Diengkulon Banjarnegara, Selasa (24/3/2026). (Foto: Heri C)

Arus wisata menuju kawasan Dataran Tinggi Dieng melonjak tajam pada libur Lebaran 2026. Sejak pagi hingga siang hari ini, ribuan kendaraan tampak merayap di jalur utama menuju kawasan wisata tersebut. Kepadatan terjadi di sejumlah titik, membuat arus lalu lintas tersendat.

Kepala UPTD Dieng, Wibi Satria Nayansah, mengatakan lonjakan pengunjung sudah terlihat sejak H+3 Lebaran dan berlanjut hingga hari ini.

“Kalau akhir pekan biasanya sekitar 4.000 pengunjung. Sekarang meningkat jadi 8.000, bahkan pada H+3 dan hari ini sudah menyentuh sekitar 12.000 orang,” kata Wibi, Rabu (25/3/2026).

Menurut dia, puncak kunjungan diperkirakan terjadi pada H+3 hingga H+4 Lebaran. Wisatawan masih terkonsentrasi di sejumlah titik favorit seperti kompleks Candi Arjuna dan Kawah Sikidang.

Kawah sikidang dataran tinggi dieng
Sejumlah wisatawan saat menikmati pemadangan Kawah Sikidang Dieng Banjarnegara, Selasa (24/3/2026). (Foto: Heri C)

Namun, Wibi menilai potensi Dieng tak berhenti di dua lokasi tersebut. Ia mendorong wisatawan untuk mengeksplorasi destinasi lain, seperti Telaga Merdada, Museum Kailasa, Kawah Candradimuka, hingga Sumur Jalatunda.

Di tengah lonjakan wisatawan, ia juga mengingatkan potensi perubahan cuaca ekstrem di kawasan dataran tinggi.

Baca juga  Akses Wisata ke Dieng Aman, Ini Rute Terbaik dari Wonosobo

“Cuaca di Dieng tidak bisa diprediksi. Pagi cerah, siang bisa hujan. Kami imbau pengunjung membawa payung atau jas hujan,” ujarnya.

Membludaknya kunjungan wisatawan tak hanya berdampak pada kepadatan lalu lintas, tetapi juga menegaskan posisi Dieng sebagai salah satu destinasi favorit saat libur panjang, terutama pada momentum Lebaran.

Sementara itu, sejumlah wisatawan mengaku tetap memilih Dieng sebagai tujuan utama libur Lebaran karena suasananya yang berbeda.

Hilda, wisatawan asal Yogyakarta, mengatakan telah mengunjungi beberapa lokasi dalam sehari.

“Di sini enak, dingin. Hari ini sudah ke Candi Arjuna, Kawah Sikidang, sama Telaga Warna. Besok rencana mau lihat matahari terbit di Bukit Sikunir,” katanya.

Hal serupa disampaikan Tika, wisatawan asal Semarang. Ia datang bersama rombongan temannya dan menikmati perbedaan suhu yang terasa signifikan. “Seru banget, di sini sejuk. Kalau di rumah panas, di sini adem,” ujarnya.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!