Kesehatan Memprihatinkan, Pemerintah Lakukan Layanan Jemput Bola Warga Kurang Mampu

Syarif TM
Tim dari Puskesmas II dan Kelurahan Semarang bersama dengan Babinsa saat mendatangi rumah Siti Soimah yang mengalami gangguan jiwa dan tinggal sebatang kara untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. (STM)
IMG 20250515 WA0017 Kesehatan Memprihatinkan, Pemerintah Lakukan Layanan Jemput Bola Warga Kurang Mampu
Tim dari Puskesmas II dan Kelurahan Semarang bersama dengan Babinsa saat mendatangi rumah Siti Soimah yang mengalami gangguan jiwa dan tinggal sebatang kara untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. (STM)

SEPUTARBANYUMAS.COM – Pemerintah Kelurahan Semarang, Kecamatan Banjarnegara melakukan langkah cepat dengan melakukan layanan kesehatan jemput bola pada warganya yang kurang mampu mengalami keterbatasan.

Langkah ini dilakukan setelah pemerintah mendapatkan kondisi dua warag kurang mampu di Kelurahan Semarang ini mengalami gangguan kesehatan dan membutuhkan perawatan, namun keduanya mengalami kesulitan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas.

Untuk itu, bersama dengan Puskesmas II Banjarnegara, Babinsa, Pemerintah Kelurahan Semarang melakukan langkah jemput bola terhadap kedua warganya agar mendapatkan pelayanan kesehatan dengan layak.

Iken Agustina, Kasie Kemasyarakatan Kelurahan Semarang, Kecamatan Banjarnegara mengatakan, adanya dua warga yang membutuhkan layanan kesehatan khusus ini bermula saat pemerintah melakukan verifikasi faktual terkait data terpadu kesejahteraan sosial, saat itu tim verifikasi menemukan kondisi dua warganya yang memprihatinkan dan membutuhkan layanan kesehatan.

Mendasar pada hal tersebut, Pemerintah Kelurahan melakukan koordinasi dengan Puskesmas II Banjarnegara serta Babinsa untuk melakukan kunjungan lapangan sekaligus memberikan layanan kesehatan pada keduanya di rumah mereka.

Layanan kesehatan jemput bola ini dilakukan mengingat para pasien tidak memungkinkan untuk mendapatkan pelayanan di Puskesmas, sehingga pemerintah hadir dengan mengunjungi rumah warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Baca juga  Angka Penyalahgunaan di Kalangan Pelajar Meningkat, BNN Ajak Siswa Berani Konsultasi Soal Narkoba

“Dari hal itu kami melakukan kunjungan dan memberikan layana kesehatan pada keduanya,” katanya.

Menurutnya, kunjungan pelayanan kesehatan pertama dilakukan dengan mendatangi rumah Siti Soimah yang tinggal sebatang kara di RT 4 RW 1, yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa dan tidak bisa berjalan, tidak hanya itu, dia juga mengalami kebutaan.

Selain mengunjungi dan memberikan pengobatan pada Siti Soimah, tim juga mendatangi rumah Mulud yang sudah satu bulan lebih tidak bisa berjalan karena mengalami luka bakar pada bagian kaki.

“Tim melakukan pemeriksaan pada keduanya, mulai dari gula darah, tenis, dan lainnya, termasuk penggobatan pada luka bakar yang dialami Mulud, yang bersangkutan juga diajarkan cara mengganti perban dan pemberian obat,” ujarnya.

Selain memeriksa kesehatan kedua warga tersebut, tim juga memeriksa kondisi rumah keduanya yang memang sudah sangat memprihatinkan, terlebih rumah yang ditinggali oleh Siti Soimah.

“Tentu saja ini nanti akan kami laporkan pada pimpinan, dan kegiatan ini juga menjadi bagian dari pendekatan pelayanan pada masyarakat yang sudah menjadi program kerja bupati dan wakil bupati Banjarnegara,” katanya.

Baca juga  Speling Jadi Andalan Layanan Kesehatan Gratis, Hampir 900 Desa di Jateng Terlayani