HP Terjatuh ke Sumur 10 Meter, Warga Kedungreja Minta Bantuan Damkar

Faiz Ardani
Damkar evakuasi HP warga yang terjaduh ke dalam sumur 10 meter. (Damkar Cilacap).

Momen panik dialami seorang warga di Kecamatan Kedungreja, Cilacap, setelah handphone miliknya terjatuh ke dalam sumur dengan kedalaman lebih dari 10 meter. Peristiwa ini langsung ditangani tim pemadam kebakaran (Damkar) sebagai bagian dari operasi penyelamatan non-kebakaran.

Kejadian berlangsung pada Rabu (8/4/2026) di Dusun Kedungreja, Desa Kedungreja. Pemilik handphone, Sri Sulasih (19), dilaporkan tidak sengaja menjatuhkan perangkatnya saat berada di sekitar area sumur.

Mendapat laporan tersebut, tim Damkar Cilacap segera bergerak cepat. Petugas dari Pos Damkar Sidareja langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arief Widodo, mengatakan pihaknya merespons laporan warga dengan cepat guna membantu mengambil barang yang terjatuh.

 

Petugas Bergerak Cepat Usai Terima Laporan

Menurut Gatot, laporan diterima oleh petugas piket pada pagi hari dan langsung ditindaklanjuti dengan persiapan peralatan evakuasi.

“Petugas piket menerima laporan adanya handphone yang tercebur ke dalam sumur, kemudian tim langsung mempersiapkan peralatan dan menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” jelasnya.

Baca juga  PN Depok Tolak Gugatan Wanprestasi Pengadaan Mobil Damkar Cilacap Rp 1,5 Miliar

Setibanya di lokasi, petugas melakukan pemantauan kondisi sumur sebelum melakukan proses pengambilan barang. Kedalaman sumur yang mencapai lebih dari 10 meter menjadi tantangan tersendiri dalam proses evakuasi.

Namun berkat pengalaman dan peralatan yang memadai, petugas berhasil menjangkau dan mengangkat handphone tersebut dalam kondisi aman.

 

Evakuasi Selesai dalam 45 Menit

Gatot menambahkan, proses evakuasi berlangsung relatif cepat, yakni sekitar 45 menit sejak penanganan dimulai. “Evakuasi berjalan lancar dan satu unit handphone berhasil diangkat tanpa kendala,” ujarnya.

Selain melakukan evakuasi, petugas juga memberikan edukasi kepada warga terkait keselamatan, khususnya saat beraktivitas di sekitar sumur agar kejadian serupa tidak terulang.

Gatot mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat atau situasi yang berpotensi membahayakan. Ia menegaskan bahwa Damkar Cilacap tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga berbagai evakuasi dan penyelamatan non-kebakaran.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!