Babak baru kepemimpinan organisasi masyarakat Pemuda Pancasila (PP) di Kabupaten Cilacap resmi dimulai. Rio Aditya kini dipercaya memegang kendali sebagai Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC), menggantikan Edy Santoso yang beralih posisi menjadi Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO).
Pergantian kepemimpinan tersebut dirayakan melalui acara tasyakuran yang digelar di halaman kantor PT Elcander Duta Sarana (EDS), Desa Karangkandri, Kecamatan Kesugihan, pada Sabtu (18/4/2026) malam. Kegiatan itu dihadiri ribuan anggota yang memadati lokasi, mencerminkan kekompakan dan antusiasme kader terhadap kepemimpinan baru.
Dalam sambutannya, Rio Aditya mengajak seluruh kader untuk berperan aktif mendukung program pemerintah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara organisasi masyarakat dan pemerintah demi kemajuan daerah.
“Kita harus mendukung program Pemerintah Kabupaten Cilacap dan Provinsi Jawa Tengah agar ke depan semakin maju dan sejahtera,” ujarnya.
Tekankan Gotong Royong dan Nilai Pancasila
Selain mendorong dukungan terhadap program pemerintah, pri yang akrab disapa Bos Rio juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam membesarkan organisasi. Ia mengakui, membangun organisasi tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kontribusi seluruh anggota.
“Saya tidak bisa berjalan sendiri. Saya butuh dukungan dan semangat militan dari seluruh anggota,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Pemuda Pancasila memiliki tanggung jawab moral untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, ideologi tersebut harus menjadi landasan dalam bersikap dan bertindak, baik di lingkungan organisasi maupun masyarakat luas.
Target Ciptakan Lapangan Kerja bagi Anggota
Di bawah kepemimpinannya, Bos Rio juga menaruh perhatian pada peningkatan kesejahteraan anggota. Salah satu langkah yang direncanakan adalah membuka peluang kerja bagi kader PP di Cilacap.
Ia mengaku akan melanjutkan visi organisasi yang selama ini dipegang oleh Ketua MPO, yakni mengentaskan pengangguran, menekan angka kriminalitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Ke depan kami akan bersinergi dan berdiskusi dengan Ketua MPO untuk menciptakan lapangan kerja bagi anggota,” ungkapnya.
Langkah tersebut diharapkan tidak hanya berdampak pada kesejahteraan anggota, tetapi juga membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran di daerah.
Pesan MPO dan Dukungan Pemkab Cilacap
Sementara itu, Ketua MPO PP Cilacap, Edy Santoso, mengingatkan seluruh anggota agar tetap menjaga citra organisasi dengan menghindari praktik premanisme. Ia menegaskan pentingnya peran PP dalam membantu pemerintah membangun daerah secara positif.
“Jangan sampai ada tindakan premanisme. Kita harus membantu pemerintah, mengurangi pengangguran, kriminalitas, dan meningkatkan perekonomian,” pesannya.
Hal senada disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya. Ia berharap Pemuda Pancasila dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas dan memperkuat solidaritas masyarakat.
“Saya berharap ormas sebesar ini bisa terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah, menjaga kebersamaan, toleransi, dan kondusivitas,” ujarnya.
Ammy juga mendorong agar kegiatan organisasi tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mengedepankan edukasi dan peningkatan kapasitas anggota.
“Ke depan, perbanyak kegiatan yang meningkatkan wawasan dan keterampilan anggota agar selaras dengan program pemerintah, khususnya dalam menekan angka pengangguran,” pungkasnya.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!



